Senator Kaltara: PTM, Pilihan Rasional Atasi Turunnya Hasil Belajar

KS, JAKARTA – Senator asal Kalimantan Utara, Hasan Basri menyampaikan pelaksaksanaan belajar mengajar secara daring yang ditempuh pemerintah selama pandemi harus diakui telah mendegradasi hasil belajar siswa.

“Kami menilai, mekanisme pembelajaran jarak jauh tidak efektif. Efektivitas pembelajaran daring dipengaruhi oleh ketersediaan internet dan literasi digital guru dan siswa. Banyak wilayah dan sekolah yang tidak ada fasilitas internet apalagi di daerah perbatasan,” ujar Hasan Basri saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar Komite III DPD RI mengenai Inventarisasi Materi Pengawasan atas Pelaksanaan UU No.14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen, khususnya berkenaan dengan kebijakan, pelaksanaan, dan hasil belajar pembelajaran di Era Pandemi. Senin (30/8).

Berdasarkan SKB Tahun 2020, sekolah bisa dibuka secara terbatas. Terbatas wilayah, waktu, jumlah, dan materi. Hanya wilayah dengan status zona hijau dan orange yang boleh membuka sekolah.

Menyikapi hal demikian Hasan Basri meminta kepada pemerintah untuk melakukan pemantauan terhadap zona wilayah merah atau kuning untuk melaksanakan Pelajaran Jarak Jauh (PJJ). Dia pun memberikan usulan jika diberlakukan secara daring, waktu belajar di sekolah cukup dengan waktu tertentu.

“Sebaiknya, waktu belajar di sekolah cukup dengan waktu tertentu. Jumlah siswa yang datang ke sekolah pun dibatasi 50 persen saja. Hal ini tentatif sesuai kondisi ruang kelas dan jumlah siswa sekolah masing-masing. Hal ini untuk menghindari kerumunan atau tetap bisa menjaga jarak warga sekolah,” tutur senator asal Provinsi Kalimantan Utara ini.

Lebih lanjut pada saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, siswa juga belajar secara daring, atau pembelajaran bauran. Pembelajaran bauran menjadi pilihan rasional untuk mengatasi turunnya hasil belajar.

“PTM terbatas diperlukan untuk mengatasi kebosanan siswa dan kesulitan orang tua mendampingi anak belajar dari rumah. Pendidikan karakter juga lebih efektif dilakukan secara tatap muka. Guru lebih siap dibanding orang tua dalam hal pembelajaran dan pendidikan karakter,” tutup alumni Magister Hukum Universitas Borneo. (Red)

Related Posts

  • March 15, 2026
Respon Cepat SPKT Polres Kepulauan Seribu Berbuah Harapan, Enam Penumpang KM Zevolution 1 yang Hilang Kontak Ditemukan Selamat

KS, JAKARTA – Gerak cepat personel SPKT Polres Kepulauan Seribu menanggapi laporan masyarakat terkait hilang kontaknya penumpang kapal KM Zevolution 1 akhirnya membuahkan kabar melegakan. Enam orang yang sempat dilaporkan…

  • March 15, 2026
Pospam Ops Ketupat Jaya 2026 Pulau Pari Siap Layani Pemudik dan Wisatawan, Polres Kepulauan Seribu Imbau Manfaatkan Layanan 110

KS, JAKARTA – Pos Pengamanan (Pospam) Operasi Ketupat Jaya 2026 di Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, mulai aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melakukan mudik Lebaran maupun wisatawan selama libur…

Leave a Reply

Profil Senator

Pakar Puji Kecerdikan Strategi Kejagung dalam Memberantas Korupsi, Tingkat Kepercayaan Masyarakat 80 Persen

  • February 16, 2026
Pakar Puji Kecerdikan Strategi Kejagung dalam Memberantas Korupsi, Tingkat Kepercayaan Masyarakat 80 Persen

Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

  • July 17, 2025
Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

  • September 29, 2024
Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

  • June 23, 2024
Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

  • June 21, 2024
DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU

  • May 12, 2023
Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU