January 28, 2023

Kabar Senator

Media Aspirasi dan Inspirasi Daerah

Home » RI dan Kenya Sepakati Peningkatan Kerjasama Bilateral

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan foto bersama dengan Presiden Kenya, William Samoei Ruto untuk bersama-sama meningkatkan kerja sama bilateral.

RI dan Kenya Sepakati Peningkatan Kerjasama Bilateral

KS, NAIROBI – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengajak Presiden Kenya, William Samoei Ruto untuk bersama-sama meningkatkan kerja sama ekonomi yang lebih strategis antara Indonesia dengan Kenya.

Dalam pertemuan di State House Nairobi,Menko Luhut yang didampingi oleh Dubes RI di Nairobi Mohamad Hery Saripudin, dan Direktur Afrika, Dewi Justicia Meidywati, menyampaikan  keinginan Indonesia untuk dapat bekerja sama lebih erat dengan Afrika untuk isu-isu strategis seperti transisi energi, transformasi digital, pembangunan berkelanjutan, dan industrialisasi.

“Ini dilaksanakan dalam kerangka kerjasama yang sejak dulu telah dirintis oleh Indonesia melalui Konferensi Asia Afrika di Bandung tahun 1955,” kata Luhut dalam kunjungan singkatnya di Kenya, Afrika Timur.

Secara lebih khusus, Menko Luhut menyampaikan kesiapan Indonesia untuk bekerja sama dengan Kenya di berbagai bidang, terutama di transisi energi terbarukan, pengembangan green and smart port, digitalisasi pemerintahan, pembangunan infrastruktur strategi, serta kerja sama pengembangan industri sawit dan pangan.

“Ke depannya diharapkan Kenya dapat menjadi hub distribusi dan produksi produk-produk Indonesia di kawasan pesisir Timur Afrika. Kami mendorong pembentukan Preferential Trade Agreement (PTA) antara Indonesia dengan Kenya untuk memperlancar hubungan perdagangan dengan negara yang memiliki peran strategis di Afrika Timur,” katanya.

Menanggapi hal itu, Presiden Ruto, yang ketika itu didampingi oleh Menteri Keuangan, Menteri Pertahanan, Menteri Perdagangan, Investasi, dan Menteri Perindustrian Kenya menyambut baik keinginan Indonesia tersebut.

Dalam pertemuan itu juga, kedua pihak sepakat untuk segera mengambil langkah-konkret untuk mengimplementasikan seluruh kesepakatan kerja sama bilateral antara Kenya dan Indonesia.

Di penghujung pertemuan, kedua belah pihak sepakat untuk menandatangani notulensi pertemuan (minutes of meeting), yang intinya memuat butir-butir kesepakatan dan sekaligus untuk segera menindaklanjuti hasil pertemuan dengan membentuk tiga kelompok kerja di bidang perdagangan dan investasi, energi dan pertambangan, serta pertahanan dan keamanan serta satu kelompok kerja yang sifatnya memayungi secara keseluruhan yang menjadi pembahasan dari ketiga kelompok kerja dimaksud.

Sementara itu, Dubes RI, Hery Saripudin menjelaskan, Kenya merupakan negara yang letaknya sangat strategis di Kawasan Afrika Timur. Pelabuhan Mombasa di Kenya menjadi satu-satunya akses perdagangan internasional bagi beberapa negara tetangganya yang land-locked, seperti Uganda, Burundi, dan Rwanda.

Dubes Hery menilai bahwa, dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan itu, Kenya memiliki fasilitas infrastruktur yang paling baik, sehingga tepat menjadi gerbang bagi produk-produk Indonesia untuk masuk dapat menjajaki pasar Afrika.

Pihak Kenya secara terpisah menyampaikan apresiasi mereka atas gaya diplomasi Menko Luhut yang efisien, dan to the point sehingga meskipun pertemuan hanya dilakukan satu hari, namun banyak hasil kesepakatan yang dapat ditindaklanjuti.

Di sela-sela program kunjungan resmi bilateral dengan Presiden dan beberapa Menteri Kenya, Menko Luhut juga berkesempatan mengadakan pertemuan dengan perwakilan para anggota diaspora Indonesia yang ada di Nairobi. Mereka terdiri dari suster yang telah bekerja di Kenya sampai 24 tahun, para WNI yang bekerja di sekretariat PBB yang ada di Nairobi, investor dan pengusaha Indonesia, serta masyarakat lainnya. Diskusi antara Menko Luhut dan para WNI yang ada di Nairobi berjalan sangat produktif dan berlangsung akrab.

Usai mengunjungi Nairobi, Menko Luhut melanjutkan perjalanannya ke Kinshasa, Republik Demokratik Kongo. (red)

ArabicChinese (Simplified)EnglishIndonesianRussianSpanish