KS, SEMARANG – Industri logistik maritim Indonesia menegaskan arah baru menuju digitalisasi dan efisiensi rantai pasok melalui gelaran Gala Dinner & Shipping Nite serta Strategic Talk Show: “The Digital Anchor” yang berlangsung di Hotel Novotel Semarang, Rabu (10/6) malam.
Mengusung tema “Anchoring Excellence: Navigating the Future of Maritime Logistics”, acara ini menjadi ajang strategis yang mempertemukan pelaku usaha, regulator, asosiasi, operator pelabuhan, serta mitra pelayaran internasional untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan global industri maritim.
Dorongan Kolaborasi dan Optimisme Transformasi Digital
Acara dibuka oleh Komisaris PT Depot Hub Indonesia, Muhammad Syahrul Sembiring, yang menekankan pentingnya adaptasi dan sinergi lintas sektor dalam menghadapi perubahan industri.
“Industri logistik saat ini berada di tengah gelombang perubahan besar. Melalui kolaborasi, digitalisasi, dan adaptasi yang tepat, tantangan ini bukan hambatan, melainkan peluang untuk membawa industri maritim kita melaju lebih efisien dan kompetitif,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Diskusi Strategis: Integrasi Digital dan Efisiensi Rantai Pasok
Sesi Strategic Talk Show berlangsung dinamis dengan menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari unsur regulator, operator pelabuhan, asosiasi logistik, hingga pelayaran internasional.
Sejumlah tokoh yang hadir antara lain perwakilan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Tanjung Emas Semarang, manajemen Pelindo Tanjung Emas, Terminal Petikemas Semarang, DPW ALFI/ILFA Jawa Tengah & DIY, APTRINDO Tanjung Emas, serta perwakilan Sinokor dan Heung-A Line.
Sorotan utama diskusi disampaikan oleh Mustofa Kamal Hamka, Managing Director PT Depot Hub Indonesia sekaligus Ketua Umum DPP ASDEKI periode 2023–2028. Ia menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong transformasi digital di sektor depo kontainer nasional.
“Kami berkomitmen untuk terus mendorong transformasi logistik yang berkelanjutan. Depo Hub Indonesia hadir sebagai bagian dari perubahan, dengan fokus pada digitalisasi, standar internasional, dan efisiensi rantai pasok nasional,” ungkapnya.
Diskusi juga menyoroti pentingnya integrasi sistem digital dan standarisasi inspeksi untuk mempercepat arus kontainer, memangkas birokrasi, serta menekan biaya logistik nasional.
Gala Dinner dan Jejaring Strategis
Memasuki agenda Gala Dinner & Shipping Nite, suasana berubah menjadi lebih hangat dan penuh keakraban. Para peserta yang hadir dengan busana business smart casual memanfaatkan momentum ini untuk memperluas jejaring dan memperkuat kerja sama strategis lintas sektor.
Perwakilan dari Sinokor Merchant Marine Co., Ltd. dan Heung-A Line Co., Ltd. turut hadir bersama jajaran direksi PT Depot Hub Indonesia serta tamu VIP lainnya dalam sesi foto bersama yang mencerminkan semangat kolaborasi dan kebersamaan.
Simbol Sinergi Industri Maritim
Acara ditutup dengan momen kebersamaan seluruh peserta yang berdiri dan melambaikan tangan ke kamera sebagai simbol solidaritas dan komitmen bersama dalam membangun masa depan logistik maritim Indonesia yang lebih modern, efisien, dan terintegrasi.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah mitra strategis, di antaranya Quad Kontena Logistics, PT Pelabuhan Indonesia (Persero), TransTRACK, dan Bank Syariah Indonesia.
Melalui forum ini, diharapkan tercipta “jangkar digital” yang memperkuat sinergi antara regulator, pelaku industri, dan pelayaran global dalam menghadapi dinamika perdagangan maritim dunia.(erlita)








