,

Pelindo Dorong Sunda Kelapa Jadi Heritage Port Berkelanjutan, Perkuat Keselamatan dan Infrastruktur

KS, JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus mendorong transformasi Pelabuhan Sunda Kelapa menjadi kawasan heritage port yang modern, aman, dan berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan dengan tetap mempertahankan nilai sejarah dan budaya yang melekat kuat pada salah satu pelabuhan tertua di Jakarta tersebut. Direktur Utama Pelindo, Ahmad Muchtasyar, melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan…

KS, JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo terus mendorong transformasi Pelabuhan Sunda Kelapa menjadi kawasan heritage port yang modern, aman, dan berkelanjutan. Upaya tersebut dilakukan dengan tetap mempertahankan nilai sejarah dan budaya yang melekat kuat pada salah satu pelabuhan tertua di Jakarta tersebut.

Direktur Utama Pelindo, Ahmad Muchtasyar, melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Sunda Kelapa pada Sabtu (29/8). Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau langsung kondisi fasilitas pelabuhan sekaligus mengevaluasi aspek keselamatan kerja, pengembangan infrastruktur, hingga kesiapan kawasan dalam mendukung konsep heritage port.

Ahmad mengatakan, pengembangan Pelabuhan Sunda Kelapa harus dilakukan secara seimbang dengan tetap menjaga fungsi utama pelabuhan sebagai bagian dari rantai logistik nasional.

“Kita ingin Sunda Kelapa berkembang menjadi heritage port yang tetap produktif secara operasional, tetapi pada saat yang sama mampu menjaga nilai sejarah, budaya, keselamatan, dan keberlanjutan lingkungan,” ujar Ahmad Muchtasyar.

Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam peninjauan tersebut. Salah satunya adalah peningkatan kenyamanan bagi para pengemudi armada logistik melalui optimalisasi Ruang Tunggu Kendaraan (RTK).

Menurut Ahmad, peningkatan fasilitas bagi pengemudi merupakan bagian penting dalam menciptakan ekosistem operasional pelabuhan yang lebih tertib, nyaman, dan efisien.

Selain fasilitas pengemudi, Pelindo juga memberikan perhatian terhadap aspek keselamatan dan lingkungan. Penguatan standar keselamatan operasional akan terus dilakukan di seluruh area pelabuhan, bersamaan dengan percepatan langkah mitigasi terhadap potensi banjir dan rob yang dapat mengganggu aktivitas pelabuhan.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional. Karena itu, berbagai potensi risiko, termasuk banjir dan rob, harus dimitigasi secara serius agar kegiatan di pelabuhan dapat berjalan aman dan lancar,” kata Ahmad.

Di sisi lain, Pelindo juga menyiapkan langkah menuju penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan. Salah satu rencana yang tengah didorong adalah pemanfaatan energi surya sebagai bagian dari transisi energi hijau di kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa.

Pemanfaatan energi terbarukan tersebut diharapkan dapat memperkuat penerapan konsep green port sekaligus mendukung komitmen Pelindo dalam mengurangi dampak lingkungan dari aktivitas kepelabuhanan.

Transformasi Sunda Kelapa sebagai heritage port akan dilakukan secara berkesinambungan tanpa mengesampingkan fungsi utamanya sebagai pusat kegiatan logistik. Pengembangan kawasan akan diarahkan agar aspek sejarah dan budaya tetap terjaga, sementara infrastruktur, keselamatan, kualitas pelayanan, dan keberlanjutan lingkungan terus ditingkatkan.

“Transformasi ini bukan hanya tentang membangun fasilitas baru, tetapi juga bagaimana kita menjaga identitas Sunda Kelapa sebagai kawasan bersejarah sekaligus menjadikannya pelabuhan yang lebih maju, aman, dan berkelanjutan,” ujar Ahmad.

Melalui langkah tersebut, Pelindo menegaskan komitmennya untuk menjaga warisan sejarah Pelabuhan Sunda Kelapa sekaligus menghadirkan infrastruktur dan layanan kepelabuhanan yang mampu menjawab kebutuhan operasional masa kini dan masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Nusantara Care for Humanity