Ubedilah Badrun Soroti Kasus Aktivis, Usulkan Evaluasi MBG dan Reformasi Polri

KS, JAKARTA – Aktivis 98 sekaligus akademisi Universitas Negeri Jakarta, Ubedilah Badrun, menyoroti sejumlah isu strategis mulai dari kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, posisi Indonesia dalam Board of Peace (BoP), program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga urgensi reformasi Polri.

Ia menilai keempat isu tersebut berkaitan erat dengan kualitas demokrasi, tata kelola pemerintahan, dan arah kebijakan nasional ke depan.

Terkait kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus, Ubedilah menegaskan pentingnya pengungkapan aktor intelektual di balik peristiwa tersebut.

“Untuk kepentingan bangsa dan negara ke depan yang lebih baik dalam membangun demokrasi, persoalan serangan air keras itu harus diungkap, terutama siapa aktor intelektual di baliknya,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa kasus tersebut harus diadili di peradilan umum karena menyasar warga sipil di luar konteks tugas militer.

“Dengan diadili di peradilan umum, Indonesia menunjukkan kepada dunia bahwa penegakan hukum dilakukan secara independen, demi kepentingan hukum, bangsa, dan kemanusiaan,” katanya.

Menurut dia, langkah TNI menyerahkan pelaku ke peradilan umum juga akan menjadi indikator komitmen reformasi institusi tersebut.

Dalam konteks geopolitik, Ubedilah mengkritik posisi Indonesia dalam Board of Peace (BoP) yang dinilainya tidak sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif.

Ia menyebut forum tersebut sarat kepentingan dan tidak memiliki legitimasi internasional yang kuat.

“Board of Peace itu lebih terlihat sebagai ‘Board of Trump’, didominasi oleh Donald Trump dan tidak berbasis mandat legal PBB,” ujarnya.

Ia juga menyinggung keterlibatan tokoh seperti Benjamin Netanyahu dalam dinamika konflik global yang dinilai melemahkan legitimasi moral lembaga tersebut.

Ubedilah mendorong pemerintahan Prabowo Subianto untuk mengambil sikap tegas.

“Indonesia harus keluar dari BOP dengan аrgumen konstitusional, kemanusiaan, dan rasional. Tidak perlu takut, karena itu bagian dari kedaulatan bangsa,” katanya.

Sementara itu, mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG), Ubedilah menilai kebijakan tersebut sejak awal memiliki persoalan mendasar, baik dari sisi konsep maupun implementasi.

“Cara menyelesaikan persoalan gizi dan stunting tidak efektif jika menggunakan model MBG seperti sekarang,” ujarnya.

Ia menyoroti kondisi fiskal negara yang terbatas serta dugaan penyimpangan dalam tata kelola program.

“Ada indikasi kuat MBG menjadi instrumen untuk mengumpulkan pundi-pundi bagi jejaring elit kekuasaan, sehingga citra publiknya buruk dan banyak yang tidak tepat sasaran,” katanya.

Ia menyarankan evaluasi total, bahkan moratorium program.

“MBG seharusnya dimulai sebagai pilot project di daerah miskin dan terluar, bukan langsung diterapkan secara nasional tanpa kesiapan tata kelola,” tambahnya.

Di sisi lain, Ubedilah juga menilai reformasi Polri belum menunjukkan perkembangan signifikan. Ia menyoroti rendahnya tingkat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian berdasarkan berbagai survei.

“Kepercayaan publik itu sangat kecil, bahkan tidak sampai 30 persen yang benar-benar yakin,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya reformasi struktural dan kultural secara bersamaan.

“Reformasi struktural bisa dimulai dari pergantian pimpinan dan penataan pejabat, sementara reformasi kultural harus membenahi praktik penegakan hukum agar bebas dari korupsi, pungli, dan nepotisme,” katanya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penguatan pendidikan kepolisian berbasis nilai demokrasi dan hak asasi manusia.

“Semua ini perlu dilakukan demi masa depan Indonesia yang lebih baik,” tutup Ubedilah.(erlita)

Related Posts

  • April 5, 2026
Patroli Brimob Polda Metro Jaya Membubarkan Pemuda Saat Pesta Miras Di Jakarta Timur

  KS, Jakarta – Patroli gabungan Brimob Batalyon B Pelopor bersama Perintis Polres Metro Jakarta Timur kembali menemukan pelanggaran saat menyisir wilayah Jakarta Timur, Sabtu (5/4/2026) malam hingga dini hari.…

  • April 5, 2026
Sapa Jemaat Gereja St. Yoseph, Kapolda Sumsel Ajak Gotong Royong Jaga Kamtibmas Bumi Sriwijaya ​PALEMBANG – Semarak perayaan Hari Raya Paskah tahun 2026 di Kota Palembang berlangsung khidmat dan damai. Guna memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani dalam beribadah, Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Sandi Nugroho, turun langsung memimpin peninjauan pengamanan di Gereja Santo Yoseph Palembang, Minggu (5/4/2026). ​Momen peninjauan tersebut terasa istimewa. Sekitar pukul 10.00 WIB usai pelaksanaan ibadah misa Paskah, Kapolda Sumsel mengambil waktu khusus untuk berdiri di altar dan menyapa langsung ribuan jemaat yang hadir. ​Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Sumsel tidak datang sendiri. Ia turut didampingi oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel, di antaranya Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, Karoops Polda Sumsel Kombes Pol M. Annis Prasetio, Kabidhumas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min, Dirintelkam Polda Sumsel Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, serta Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Sony Mahar. Rombongan disambut dengan hangat oleh Romo Paroki Gereja Santo Yoseph, Romo Hyginus Gono Pratowo, dan Ketua Panitia Hari Paskah 2026, Bapak Yohanes Subardan. ​Mengawali sapaannya, Irjen Pol Sandi Nugroho menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi seluruh pihak sehingga rangkaian ibadah berjalan kondusif. Ia menekankan bahwa rasa aman adalah sebuah produk dari perencanaan dan sinergi bersama. ​”Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, seluruh rangkaian ibadah dari minggu lalu sampai hari Paskah ini berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan membawa berkah. Keamanan ini tidak datang tiba-tiba. Tanpa direncanakan dengan baik dan tanpa doa kita bersama, semuanya tidak akan berjalan seperti yang kita harapkan,” ujar Kapolda di hadapan jemaat. ​Lebih lanjut, Jenderal Bintang Dua tersebut mengajak masyarakat untuk terus merawat kearifan lokal kebanggaan Bumi Sriwijaya dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). “Semoga kerukunan dan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Sumatera Selatan bisa terus kita jaga dan kembangkan bersama-sama,” tegasnya. ​Membawa semangat community policing yang merakyat, Kapolda juga menitipkan pesan bernada humanis terkait keberadaan personel Polri dan aparat gabungan yang bersiaga di lapangan. ​”Kami menitipkan anggota kami dari jajaran Polda, Polrestabes, maupun Polsek kepada Bapak-Ibu sekalian. Jika bertemu di lapangan, mohon disapa. Kalau ada yang salah mohon dimaafkan, jika ada yang meminta bantuan sekadar air putih mohon diberi. Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri menjaga kamtibmas tanpa dukungan dan doa dari masyarakat,” tambah Kapolda penuh keakraban. ​Kehadiran jajaran pimpinan tertinggi Polri di Sumatera Selatan ini mendapat apresiasi mendalam dari pihak gereja dan umat. Mewakili jemaat, Romo Hyginus Gono Pratowo menyampaikan rasa terima kasih atas totalitas pengamanan yang diberikan oleh negara. ​”Saya atas nama seluruh umat Katolik Paroki Santo Yoseph Palembang mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas perhatian luar biasa dan dukungan dari TNI-Polri. Kami merasa sangat nyaman beribadah sejak Minggu Palma sampai dengan perayaan Paskah ini. Semuanya terjadi karena kerjasama yang sangat baik,” ungkap Romo Hyginus. ​Sinergi yang terjalin erat antara aparat kepolisian, pengurus gereja, dan elemen masyarakat ini menjadi wujud nyata komitmen Polda Sumsel dalam menjamin kebebasan dan kenyamanan beribadah, sekaligus memperkokoh fondasi kamtibmas yang damai di Bumi Sriwijaya.

  ​KS, PALEMBANG – Semarak perayaan Hari Raya Paskah tahun 2026 di Kota Palembang berlangsung khidmat dan damai. Guna memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani dalam beribadah, Kapolda Sumatera Selatan,…

Profil Senator

Pakar Puji Kecerdikan Strategi Kejagung dalam Memberantas Korupsi, Tingkat Kepercayaan Masyarakat 80 Persen

  • February 16, 2026
Pakar Puji Kecerdikan Strategi Kejagung dalam Memberantas Korupsi, Tingkat Kepercayaan Masyarakat 80 Persen

Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

  • July 17, 2025
Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

  • September 29, 2024
Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

  • June 23, 2024
Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

  • June 21, 2024
DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU

  • May 12, 2023
Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU