KS, JAKARTA, 20 April 2026 – Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri) masih menunjukkan tren positif. Hal ini terungkap dalam hasil survei terbaru yang dirilis oleh ETOS Indonesia Institute.
Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah, menjelaskan bahwa survei dilakukan pada 1–11 April 2026 dengan melibatkan 2.500 responden dari berbagai wilayah di Indonesia. Survei tersebut memiliki margin of error sebesar 2,31 persen dengan tingkat kepercayaan mencapai 96 persen.
“Survei dilakukan secara acak dengan distribusi responden di Pulau Jawa sebesar 50 persen, Sumatera 25 persen, dan sisanya tersebar secara proporsional di berbagai provinsi,” ujar Iskandarsyah dalam keterangannya di Jakarta, Senin (20/4/2026).
Ia mengungkapkan bahwa hasil survei menunjukkan masyarakat masih menaruh kepercayaan tinggi terhadap Polri serta membutuhkan peran institusi tersebut dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Menurutnya, maraknya pemberitaan terkait pelanggaran oleh oknum anggota Polri tidak memberikan dampak signifikan terhadap persepsi publik secara keseluruhan. “Ulah oknum anggota Polri yang melanggar hukum merupakan bagian dari dinamika internal. Kami yakin Polri mampu menyelesaikan persoalan tersebut,” katanya.
Iskandarsyah menegaskan bahwa kasus yang melibatkan oknum bersifat individual dan tidak mencerminkan institusi secara menyeluruh. Ia juga menyoroti bahwa masih banyak anggota Polri yang berintegritas dan menunjukkan kinerja positif dalam melayani masyarakat.
“Masih banyak prestasi Polri yang belum terekspos. Banyak anggota yang bekerja dengan penuh dedikasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.
Sebagai contoh, ia mengapresiasi kinerja Kapolrestabes Surabaya yang dinilai mampu menjadi teladan dalam kepemimpinan. “Beliau memberikan edukasi yang baik kepada anggota serta para tahanan. Ini merupakan contoh yang patut dijadikan barometer bagi pimpinan Polri lainnya,” tambahnya.
Dalam survei tersebut, Polri menempati peringkat pertama sebagai institusi negara yang paling dipercaya masyarakat dengan angka 67,3 persen. Capaian ini dinilai mencerminkan besarnya harapan publik terhadap institusi kepolisian.
Menutup pernyataannya, Iskandarsyah menegaskan bahwa hasil survei ini menjadi bukti konsistensi Polri dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Hasil survei ini menunjukkan bahwa Polri tetap konsisten bekerja maksimal dalam melayani dan mengayomi masyarakat,” pungkasnya.(erlita)








