Seluruh Lokomotif KAI Gunakan Biosolar B40, Siap Adopsi B50

KS, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan seluruh lokomotif dan genset kini telah menggunakan bahan bakar biosolar B40. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan mendukung transisi energi nasional menuju keinginan.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan penggunaan biosolar B40 merupakan dukungan terhadap strategi kebijakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam mendorong pemanfaatan energi terbarukan di sektor transportasi.

“Seluruh sarana lokomotif dan genset yang dioperasikan KAI telah menggunakan energi terbarukan melalui bahan bakar biosolar B40,” ujarnya, Minggu (12/04).

Anne menambahkan, penggunaan energi hijau ini mampu menekan emisi operasional sekaligus memperkuat kereta api sebagai moda transportasi dan logistik yang ramah lingkungan.

“Kereta api tetap menjadi solusi mobilitas yang efisien dan terjangkau, terutama di tengah keterbatasan bahan bakar minyak,” katanya.

KAI juga menyatakan kesiapan untuk melangkah ke tahap berikutnya, yakni penggunaan biosolar B50 yang saat ini tengah dikembangkan pemerintah.

“KAI memberikan perhatian besar dan siap mendukung langkah selanjutnya dari Kementerian ESDM, yaitu pengembangan B50,” ucap Anne.

Sebelum diterapkan, seluruh sarana akan melalui uji coba teknis untuk menjamin keamanan dan operasional. Langkah ini sejalan dengan strategi pemerintah memperluas pemanfaatan bahan bakar nabati (BBN) sebagai bagian dari target net zero emisi (NZE) 2060.

Transformasi energi ini berjalan seiring dengan peningkatan jumlah pengguna kereta api. Sepanjang triwulan I 2026, KAI mencatat 14,5 juta pelanggan menggunakan layanan kereta jarak jauh dan lokal, naik 18,4 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Selain penumpang, KAI juga mengangkut 12 juta ton batu bara untuk pasokan listrik di Jawa dan Bali, serta 2,8 juta ton barang lain seperti peti kemas, hasil perkebunan, hingga kiriman ritel.

Anne menegaskan, penggunaan biosolar B40 menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang semakin ramah lingkungan.

“Kami berkomitmen memastikan kereta api terus bertransisi menjadi moda transportasi yang aman dan efisien, serta membawa manfaat berkelanjutan bagi masa depan bangsa,” tutupnya. (A2n)

Related Posts

  • May 17, 2026
Polri Perkuat Ketahanan Pangan dan Pemenuhan Gizi Nasional, Targetkan 1.500 SPPG Beroperasi pada 2026

  KS, TUBAN – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat dukungan terhadap program prioritas pemerintah dalam bidang ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui percepatan pembangunan…

  • May 17, 2026
Presiden Prabowo Dorong Kemandirian Pangan Nasional, Mensesneg: Cadangan Beras Tembus 5,3 Juta Ton

  KS, TUBAN – Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional melalui berbagai langkah strategis. Salah satunya ditunjukkan saat Presiden melakukan groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta…

Profil Senator

Pakar Puji Kecerdikan Strategi Kejagung dalam Memberantas Korupsi, Tingkat Kepercayaan Masyarakat 80 Persen

Pakar Puji Kecerdikan Strategi Kejagung dalam Memberantas Korupsi, Tingkat Kepercayaan Masyarakat 80 Persen

Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

Di Tengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

Di Tengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU

Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU