Sebanyak 120 Rumah Warga Rusak Akibat Banjir di Kabupaten Pidie, Aceh

KS, JAKARTA – Sebanyak 120 rumah warga rusak  akibat banjir yang terjadi di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Adapun rincian rumah warga yang rusak yakni 51 rumah rusak ringan dan 69 rumah rusak berat. Kejadian ini terjadi dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya Sungai Krueng Peunalom meluap pada Jumat (29/10/2021) pukul 19.30 WIB.

BPBD Kabupaten Pidie menyebutkan banjir ini melanda lokasi di Gp. Peunalom I, Gp. Peunalom II, Gp. Layan, Gp. Pulo Mesjid yang terletak di Kecamatan Tangse. Di lokasi ini sedikitnya terdapat 120 KK terdampak.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per Minggu (31/10/2021) pukul 11.30 WIB, Kondisi banjir sudah surut dan situasi telah normal. Rumah warga  dan fasilitas publik yang sebelumnya terkena material yang terbawa banjir, kini sudah dibersihkan. Upaya percepatan ini juga di percepat, dengan pengerahan alat berat guna membantu proses pembersihan sisa material banjir.

Sementara itu, bantuan logistik juga telah dan terus diberikan bagi warga terdampak guna pemenuhan kebutuhan dasar di lokasi terdampak. Beberapa logisitik ini juga salah satunya bantuan dari Lembaga Swadaya Masyarakar (LSM) di wilayah Kabupaten Pidie untuk bersama-sama memberikan upaya percepatan penanganan darurat.

Merujuk informasi prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Pidie berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga tiga hari kedepan (3/11/2021). Sementara itu, analisa InaRISK menunjukan Kabupaten Pidie memiliki potensi risiko banjir dengan kategori sedang hingga tinggi.

Menyikapi hal ini, BNPB menghimbau masyarakat dan pemerintah daerah setempat untuk tetap waspada dan siaga, terlebih dalam menghadapi potensi La Nina yang dapat terjadi pada periode Oktober 2021 sampai dengan Februari 2022. Peningkatan curah hujan ini berpotensi memicu terjadinya risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang.

Masyarakat dapat memperkuat diseminasi informasi melalui jaringan komunikasi digital maupun menggunakan telekomunikasi frekuensi radio sebagai sarana informasi awal peringatan dini. Sehingga dapat menjadi pertimbangan langkah yang dapat diambil dalam hal kesiapsiagaan. (Wid)

Related Posts

  • June 8, 2026
Jadi Penasihat Khusus, Said Iqbal Akan Bantu Prabowo Analisis Kebijakan Terkait Kesejahteraan Pekerja

KS, JAKARTA — Said Iqbal menyatakan bahwa ia akan membantu Presiden Prabowo Subianto menyusun kebijakan terkait kesejahteraan pekerja setelah resmi dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh,…

  • June 8, 2026
Prabowo Lantik Pimpinan Baru BGN dan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan

KS, JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6). Pelantikan dilakukan untuk menguatkan kelembagaan dan akselerasi program strategis nasional. Pelantikan tersebut mencakup…

Leave a Reply

Profil Senator

Pakar Puji Kecerdikan Strategi Kejagung dalam Memberantas Korupsi, Tingkat Kepercayaan Masyarakat 80 Persen

Pakar Puji Kecerdikan Strategi Kejagung dalam Memberantas Korupsi, Tingkat Kepercayaan Masyarakat 80 Persen

Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

Di Tengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

Di Tengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU

Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU