Skip to content
-
Logo_KS Kabar Senator

Media Aspirasi dan Inspirasi

Logo_KS Kabar Senator

Media Aspirasi dan Inspirasi

  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Privacy & Policy
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Privacy & Policy
Close

Search

Sebanyak 120 Rumah Warga Rusak Akibat Banjir di Kabupaten Pidie, Aceh

By OTech Media Center
November 1, 2021

KS, JAKARTA – Sebanyak 120 rumah warga rusak  akibat banjir yang terjadi di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Adapun rincian rumah warga yang rusak yakni 51 rumah rusak ringan dan 69 rumah rusak berat. Kejadian ini terjadi dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya Sungai Krueng Peunalom meluap pada Jumat (29/10/2021) pukul 19.30 WIB.

BPBD Kabupaten Pidie menyebutkan banjir ini melanda lokasi di Gp. Peunalom I, Gp. Peunalom II, Gp. Layan, Gp. Pulo Mesjid yang terletak di Kecamatan Tangse. Di lokasi ini sedikitnya terdapat 120 KK terdampak.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per Minggu (31/10/2021) pukul 11.30 WIB, Kondisi banjir sudah surut dan situasi telah normal. Rumah warga  dan fasilitas publik yang sebelumnya terkena material yang terbawa banjir, kini sudah dibersihkan. Upaya percepatan ini juga di percepat, dengan pengerahan alat berat guna membantu proses pembersihan sisa material banjir.

Sementara itu, bantuan logistik juga telah dan terus diberikan bagi warga terdampak guna pemenuhan kebutuhan dasar di lokasi terdampak. Beberapa logisitik ini juga salah satunya bantuan dari Lembaga Swadaya Masyarakar (LSM) di wilayah Kabupaten Pidie untuk bersama-sama memberikan upaya percepatan penanganan darurat.

Merujuk informasi prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Pidie berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga tiga hari kedepan (3/11/2021). Sementara itu, analisa InaRISK menunjukan Kabupaten Pidie memiliki potensi risiko banjir dengan kategori sedang hingga tinggi.

Menyikapi hal ini, BNPB menghimbau masyarakat dan pemerintah daerah setempat untuk tetap waspada dan siaga, terlebih dalam menghadapi potensi La Nina yang dapat terjadi pada periode Oktober 2021 sampai dengan Februari 2022. Peningkatan curah hujan ini berpotensi memicu terjadinya risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang.

Masyarakat dapat memperkuat diseminasi informasi melalui jaringan komunikasi digital maupun menggunakan telekomunikasi frekuensi radio sebagai sarana informasi awal peringatan dini. Sehingga dapat menjadi pertimbangan langkah yang dapat diambil dalam hal kesiapsiagaan. (Wid)

Tags:

Banjirbanjir bandangBanjir lumpur
Author

OTech Media Center

Follow Me
Other Articles
Previous

Puan Buka Masa Sidang II DPR 2021-2022 di Rapat Paripurna Hari Ini

Next

Sekjen Gerindra: Vaksinasi Jadikan Rakyat dan Negara Kuat, Ekonomi Bangkit

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Profil Senator

Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

September 29, 2024

Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

June 23, 2024

DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

June 21, 2024

Ekonomi

Transisi B50, Harga Solar Tetap Stabil

June 28, 2026

Satgas Pusat dan Polda Sultra Sidak Harga TBS Sawit di Tiga Perusahaan

June 28, 2026

Kemenperin: Kendaraan Listrik Perkuat Ketahanan Energi dan Pacu Industri Nasional

June 26, 2026

Agenda

Gelar Wakaf & Zakat Run 2024: BWI, Kemenag dan BAZNAS Ajak Masyarakat Berolahraga Sambil Beramal

November 24, 2024

Unand Gelar Webinar, Hadirkan Inspirasi dari Alumni Para Duta Besar

October 7, 2024

Dedi Senang Bisa Berolaharaga Bersama Cawagub Jabar Ilham Akbar Habibie

October 6, 2024
Logo_KS

Copyright @ 2026 — kabarsenator.com
PT. Dwikarsa Media Nusantara