Skip to content
-
Logo_KS Kabar Senator

Media Aspirasi dan Inspirasi

Logo_KS Kabar Senator

Media Aspirasi dan Inspirasi

  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Privacy & Policy
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Privacy & Policy
Close

Search

Transisi B50, Harga Solar Tetap Stabil

By Sadewa Sampurno Hadi
June 28, 2026

KS, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan penerapan biodiesel B50 yang akan berlaku secara nasional mulai 1 Juli 2026 tidak akan berdampak pada harga jual solar di masyarakat. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Laode Sulaeman, menegaskan formula penetapan harga tetap mengacu pada mekanisme yang selama ini digunakan pada B40.

BACA JUGA : Satgas Pusat dan Polda Sultra Sidak Harga TBS Sawit di Tiga Perusahaan

Harganya sama dengan solar yang sudah ditetapkan tiap bulan.Tidak ada hal khusus, ujarnya di Jakarta.

Peluncuran B50 akan disertai masa transisi selama tiga bulan untuk menghabiskan stok B40 yang masih beredar. Distribusi dilakukan secara bertahap hingga seluruh pasokan biodiesel tenaga surya beralih ke campuran baru. Masa transisi ini berlaku bagi konsumen umum maupun sektor industri.

BACA JUGA : Prabowo Tegaskan MBG Prioritas Nasional di Tengah Penolakan Publik

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menambahkan, penerapan B50 akan menjadi langkah strategis dalam mengurangi ketergantungan impor solar. Dengan konsumsi nasional sekitar 39 juta kiloliter per tahun, program biodiesel berbasis minyak sawit diproyeksikan mampu menggantikan sekitar 300.000 barel per hari kebutuhan bahan bakar.

“Mulai tahun ini kita tidak lagi melakukan impor tenaga surya,” tegasnya dalam Energy Forum.

Program biodiesel yang telah berjalan sejak tahun 2016, mulai dari B10 hingga B40, tidak hanya menekan impor BBM tetapi juga memperkuat serapan sawit domestik. Kebijakan ini diharapkan menjaga harga tandan buah segar (TBS) di tingkat petani, sehingga mereka mendapat kepastian pasar sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

BACA JUGA : Wakapolri Buka Pekan Olahraga Polri Hari Bhayangkara ke-80

Data ESDM menunjukkan impor solar yang sempat mencapai 8,02 juta kiloliter pada tahun 2024 diproyeksikan turun menjadi nol pada tahun 2026, seiring meningkatnya kontribusi biodiesel dan produksi kilang domestik. Produksi solar dari kilang dalam negeri relatif stabil di kisaran 18–21 juta kiloliter, sementara kebutuhan tambahan dipenuhi melalui campuran biodiesel. (A2n)

Author

Sadewa Sampurno Hadi

Follow Me
Other Articles
Previous

Satgas Pusat dan Polda Sultra Sidak Harga TBS Sawit di Tiga Perusahaan

Next

Prabowo: Aspirasi Anak Desa Lewat TikTok Pun Saya Tindaklanjuti

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Profil Senator

Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

September 29, 2024

Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

June 23, 2024

DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

June 21, 2024

Ekonomi

Satgas Pusat dan Polda Sultra Sidak Harga TBS Sawit di Tiga Perusahaan

June 28, 2026

Kemenperin: Kendaraan Listrik Perkuat Ketahanan Energi dan Pacu Industri Nasional

June 26, 2026

Minyak Dunia Melemah, Pertamax Ikut Turun

June 25, 2026

Agenda

Gelar Wakaf & Zakat Run 2024: BWI, Kemenag dan BAZNAS Ajak Masyarakat Berolahraga Sambil Beramal

November 24, 2024

Unand Gelar Webinar, Hadirkan Inspirasi dari Alumni Para Duta Besar

October 7, 2024

Dedi Senang Bisa Berolaharaga Bersama Cawagub Jabar Ilham Akbar Habibie

October 6, 2024
Logo_KS

Copyright @ 2026 — kabarsenator.com
PT. Dwikarsa Media Nusantara