Pesan Menko Polkam untuk Taruna Akmil: Jaga Kekompakan, Tingkatkan Kompetensi dan Dekatlah dengan Anak Buah

 

KS, MAGELANG – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polkam RI), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, mengunjungi Akademi Militer (Akmil) di Magelang, Jumat (5/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, Menko Polkam memberikan pembekalan dan motivasi kepada para taruna dan taruni sebagai calon pemimpin TNI di masa depan.

Dalam arahannya, Menko Polkam mengingatkan para taruna untuk selalu menjaga kekompakan, membangun kedekatan dengan masyarakat, serta meneladani prestasi para pendahulu.

Beberapa tokoh bangsa yang merupakan alumni Akademi Militer yang bisa dijadikan teladan antara lain Presiden ke-6 RI, Jenderal TNI (Purn.) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Presiden RI, Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto. Djamari Chaniago menyebut bahwa kedua sosok tersebut memiliki kesamaan esensial, yakni tidak pernah berhenti mempelajari hal baru, terutama melalui kecintaan mereka terhadap membaca.

“Perlu diingat oleh kalian, tiga orang Presiden RI berasal dari tentara, dan dua di antaranya lahir dari tempat ini (Akmil): Presiden SBY dan Presiden Prabowo. Keduanya memiliki kesamaan, yaitu sangat senang membaca,” ujar Djamari Chaniago.

Menko Polkam kemudian berbagi kisah inspiratif saat dirinya berada dalam satu medan operasi bersama SBY muda. Di tengah situasi operasi yang dinamis, SBY ternyata tetap membawa buku di dalam ranselnya.

“Bahkan di tengah operasi tersebut, beliau sering mendapatkan pasokan buku dari garis belakang yang dikirimkan oleh sang istri,” kenang Djamari.

Begitu pula dengan Presiden Prabowo Subianto. Menko Polkam menyebut, Presiden Prabowo memiliki kecintaan dan komitmen yang luar biasa terhadap literasi dan pengetahuan.

“Di kediaman Presiden ada perpustakaan besar yang kira-kira mencapai satu setengah lantai. Sekitar 80% buku di sana membahas berbagai macam pertempuran di seluruh dunia, sekitar 15% tentang ekonomi, dan sisanya mencakup ilmu-ilmu yang lain,” tuturnya.

Menko Polkam menegaskan bahwa kegemaran untuk terus belajar erat kaitannya dengan peningkatan kualitas seorang perwira. Seiring dengan bertambahnya pangkat di pundak, maka kualitas diri dan wawasan juga harus terus ditingkatkan.

“Tanda pangkat itu adalah tanda kualitas. Jadi, ketika kamu berpangkat kapten, kualitasmu sebagai prajurit harus lebih tinggi dari seorang letnan. Saya pesan betul kepada kalian, bertugaslah dengan baik dan selalu menjadi contoh keteladanan,” tegas Menko Polkam.

Selain kualitas individu, Menko Polkam berpesan agar para taruna terus menjaga soliditas sesama. Terutama setelah dilantik menjadi perwira nanti.

“Saat kalian masuk menjadi taruna, mungkin kalian berbeda-beda. Namun setelah ada di sini, kalian adalah satu kesatuan. Ingat, TNI kuat karena kekompakan dan kebersamaan,” kata Menko Djamari.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sinergitas dengan institusi lain, khususnya Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Menurut Djamari, TNI dan Polri merupakan pilar utama bangsa.

“Berdiri tegaknya negara ini tidak lepas dari topangan TNI dan Polri. Saat tulang punggung ini tidak lagi kokoh menopang, maka saat itulah negara kita berada dalam kesulitan. Sadari hal itu oleh kalian,” jelasnya.

Di hadapan para taruna, Menko Polkam juga menyelipkan sebuah kelakar militer yang sarat makna. Ia menyebut seorang perwira harus gagah perkasa di medan pertempuran, harus bijak dan disiplin di medan latihan, harus tekun dan ulet di meja belajar, serta harus pandai menyanyi sebagai sarana komunikasi dengan bawahan dan masyarakat.

“Agak janggal ya, mengapa harus pandai menyanyi? Namun intinya, dengan bisa menyanyi, kalian bisa dekat dengan prajuritmu. Dengan bisa menyanyi, kalian bisa dekat dan berkomunikasi bersama dengan rakyat. Artinya, pendekatan kepada masyarakat sangat menentukan peran kita sebagai tulang punggung bangsa,” tambahnya.

Menutup arahannya, Menko Djamari menekankan bahwa seorang perwira TNI harus memiliki ikatan emosional yang kuat dengan prajurit yang dipimpinnya dan selalu memperjuangkan kesejahteraannya.

“Jaga kedekatan dengan prajuritmu, anggotamu. Di saat kita dalam operasi dan berhadapan dengan pertempuran, di saat kamu terluka, bahkan di saat kamu gugur di situ, ingat, yang mengangkat mayatmu, yang pertama kali membalut lukamu, adalah anggotamu,” kata Djamari.

Sementara itu, Gubernur Akademi Militer, Mayjen TNI Rano Tilaar, meyakini bahwa kehadiran dan pembekalan dari Menko Polkam memberikan manfaat yang sangat besar bagi para taruna maupun seluruh civitas akademika Akmil. Pengalaman, pandangan, serta nasihat yang dibagikan dinilai menjadi pedoman berharga bagi lembaga.

“Terima kasih kepada Bapak Menko Polkam yang di sela-sela kesibukannya masih menyempatkan diri untuk mengunjungi Akmil. Tentu ini menjadi sarana yang luar biasa untuk menambah wawasan bagi para taruna maupun civitas akademika di sini,” tutur Rano Tilaar. (***)

 

Related Posts

  • June 7, 2026
Silmy Karim Ditahan KPK, Pernah Diisukan Selingkuh dengan Wadirut BNI Alexandra Askandar

KS, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan  Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, dalam rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) yang berkaitan dengan dugaan praktik korupsi di…

  • June 7, 2026
Prabowo Cek Langsung Perkembangan Sekolah Rakyat di Bali, Disambut Semarak Tari Kecak dari Siswa

KS, TABANAN — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung perkembangan salah satu Sekolah Rakyat di luar Jawa, yakni di Tabanan, Bali. Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas…

Profil Senator

Pakar Puji Kecerdikan Strategi Kejagung dalam Memberantas Korupsi, Tingkat Kepercayaan Masyarakat 80 Persen

Pakar Puji Kecerdikan Strategi Kejagung dalam Memberantas Korupsi, Tingkat Kepercayaan Masyarakat 80 Persen

Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

Di Tengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

Di Tengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU

Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU