KS, JAKARTA – Jumhur Hidayat resmi menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (27/4). Ia menggantikan Hanif Faisol Nurofiq yang kini mengemban tugas sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.(29/04/2026)
Dalam pernyataannya usai pelantikan, Jumhur menegaskan komitmennya untuk segera menangani berbagai persoalan lingkungan yang mendesak, terutama masalah sampah yang hingga kini masih menjadi tantangan besar di Indonesia.
“Banyak hal yang harus segera ditangani, termasuk masalah sampah. Secara bertahap kita juga akan menyesuaikan dengan standar global serta komitmen internasional di bidang lingkungan,” ujar Jumhur.
Ia juga menyampaikan optimisme dalam menjalankan tugas barunya, terutama dengan adanya dukungan penuh dari Presiden yang dinilai memiliki perhatian besar terhadap isu lingkungan hidup.
“Dengan dukungan Presiden yang memiliki perhatian besar terhadap lingkungan, kami optimistis dapat menjalankan program dengan baik,” lanjutnya.
Selain itu, Jumhur menekankan bahwa perubahan perilaku masyarakat menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam membangun kesadaran lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Dengan latar belakangnya sebagai Ketua Umum Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSPSI), Jumhur diharapkan mampu membawa pendekatan kolaboratif dalam merumuskan kebijakan lingkungan yang tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.(erlita)








