KS, PEMALANG – Guna meningkatan gizi di masyarakat dan upaya pengenalan produk perikanan masyakat Desa Mojo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah menggelar festival Bandeng.
Dalam festival ikan Bandeng Bakar Di Desa Mojo ini dihadiri langsung Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo beserta Plh Sekda Pemalang Slamet Masduki.
Bupati Pemalang mengapresiasi kegiatan tersebut,menurutnya festival Ikan Bandeng ini bisa sebagai upaya pengenalan produk lokal, kususnya bagi para petani tambak ikan Di Desa Mojo.
Masih menurut Mukti Agung, potensi petani tambak disini banyak produk unggalannya, selain Ikan Bandeng, ada juga udang vanamie dan kepiting yang cukup terkenal.
“Tadi kita lihat, untuk olahannya juga banyak macamnya, ada bandeng presto dan bandeng krispy, ini merupakan terobosan yang cukup menggembirakan,” ujar Bupati Pemalang.
Orang nomer satu Pemalang ini berjanji, nantinya melalui kepala dinas terkait akan mendukung penuh, bahkan akan menyidiakan tempat untuk pemasaranya.
“Tadi sempat beberapa permaslahan di sampaikan oleh para petani dan kelompok koperasi kita tampung aspiirasinya, kita segera carikan solusinya melalui instansi terkait,” lanjut Bupati.
Dari informasi yang didapat, potensi bandeng Kecamatan Ulujami cukup Bagus. Tercatat dari tiga Desa yakni, Pesantren, Mojo dan Limbangan, pada tahun 2021 kemarin, dapat menghasilkan 3.113.881 ton ikan.
Pemasaranya pun tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan ikan dalam negeri saja, melainkan sudah menjadi komoditi ekspor dengan kwalitas yang tinggi.
Dalam Festival Ikan Bandeng bakar tadi ini panitia menyediakan ratusan kilogram ikan Bandeng segar, ludes terjual dalam hitungan jam saja. Dengan harga hanya 20.000 pengunjung yang datang sudah bisa menikmati satu porsi lengkap olahan ikan bandeng bakar.
Sambil menikmati lezatnya olahan ikan bakar pengunjung juga bisa menikmati sajian musik dangdut. Kata seorang panitia bernama Mulasti, setidaknya 1000 tiket dengan 2.5 kwintal Ikan yang tersedia habis terjual. (rgl)








