Hujan Semalaman, Banjir dan Longsor Melanda Wilayah Cilacap

KS, JAKARTA – Hujan intensitas tinggi dengan durasi yang cukup lama sejak Selasa (9/8/2022) malam hingga Rabu (10/8/2022) pagi, menyebabkan terjadinya banjir dan tanah longsor di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap mencatat sedikitnya ada lima desa yang mengalami kejadian banjir dan longsor.

Adapun yang pertama adalah Desa Adimulya dengan kejadian tanah longsor milik Perhutani hingga menutup ruas jalan kabupaten atau yang menjadi jalur alternatif antara Adimulya-Malabar, tepatnya di tanjakan Geger Kondang.

Hasil asesmen didapatkan panjang longsoran mencapai 10 meter, lebar 10 meter, kemiringan 20 meter dan ketebalan material longsor 2,5 meter. Akibat longsoran itu, jalur tersebut sementara hanya dapat dilalui kendaraan roda dua saja, sehingga menghambat mobilitas warga.

Lokasi yang kedua adalah Desa Malabar dengan kejadian tanggul sungai Cikijing yang jebol dengan volume panjang 20 meter, lebar 5 meter dan tinggi 5 meter. Akibat kejadian itu, air sungai kemudian meluap dan menggenangi area persawahan seluas 20 hektar dengan tinggi muka air (TMA) hingga 1,5 meter, sehingga tanaman jenis padi terancam mengalami puso.

Masih di desa yang sama, tanah longsor juga terjadi dan menimpa bagian dapur rumah milik warga bernama Sartono dengan volume panjang 20 meter, lebar 2 meter dan tinggi 3 meter. Beruntung tidak ada korban atas peristiwa itu, namun menimbulkan kerugian.

Berikutnya, tanah lereng kebun longsor di Desa Majingklak. Volume longsoran itu tercatat sepanjang 100 meter, lebar 30 meter dan kemiringan 70 derajat. Material longsoran itu menimbun areal persawahan padi siap panen milik warga bernama Karjono.

Di wilayah Desa Majingklak juga terdapat kejadian tanggul irigasi Mungkal Meong yang jebol sepanjang 2 meter dan tebing yang longsor dengan panjang 25 meter, tinggi 27 meter dan lebar 10 meter. Longsoran itu menimbun areal persawahan yang sudah panen dan mengancam rumah milik seorang warga.

Laporan yang lain adalah jebolnya tiga titik tanggul Sungai Ciupas di Desa Madura, setelah kehilangan kemampuan untuk menampung debit air, sehingga areal persawahan terendam banjir.

Selanjutnya, adalah kejadian banjir yang merendam 110 rumah dan areal persawahan di Desa Sidamulya. Banjir dengan TMA 50-60 sentimeter itu menghambat aktivitas warga dan mengancam petani mengalami gagal panen.

Sebagai langkah penanganan darurat bencana, BPBD Kabupaten Cilacap telah turun ke lokasi kejadian untuk kaji cepat, berkoordinasi dengan forkopimda setempat, termasuk stakeholder terkait seperti Dinas PU, Perhutani, Dinas Pertanian dan BBWS Citanduy untuk melakukan pembersiha material dan upaya lainnya.

Kondisi saat ini, banjir telah surut di beberapa titik dan areal persawahan, pembersihan material longsoran masih dalam proses, saluran irigasi yang tertimbun longsor sudah ditangani secara gotong-royong oleh warga dan jalan kabupaten Adimulya-Malabar baru dapat dilalui oleh kendaraan roda dua.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang telah mengeluarkan peringatan dini cuaca yang menyatakan bahwa hujan sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Cilacap pada hari ini Kamis (11/8) hingga pukul 19.00 malam nanti.

Menyikapi hal itu, maka BNPB mengimbau kepada masyarakat dan pemangku kebijakan di daerah setempat agar tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan dari potensi bencana yang dapat dipicu oleh faktor cuaca.

Upaya seperti monitoring lereng perbukitan, susur sungai dan pembersihan aliran sungai dan kanal sera irigasi agar dilakukan secara berkala untuk memininalisir potensi bencana susulan yang dapat dipicu oleh faktor cuaca dan kondisi tata ruang lingkungan.

Apabila terjadi hujan dalam durasi lebih dari satu jam, maka masyarakat yang tinggal di bantaran sungai atau di lereng gunung maupun tebing agar mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk sementara waktu.

Pastikan memperoleh perkembangan informasi terkait peringatan dini cuaca dari BMKG dan informasi mengenai penanggulangan bencana dari BNPB, BPBD, TNI, Polri dan lintas instansi lainnya. (Wid)

Related Posts

  • February 1, 2026
Presiden Prabowo Akan Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026

KS, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan membuka secara resmi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Forum ini…

  • February 1, 2026
Polri Terima Penghargaan Khusus di Puncak HUT ke-25 BPOM RI, Apresiasi Sinergi Pengawasan Obat dan Makanan

  KS, JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menerima penghargaan khusus dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) dalam rangka Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun ke-25…

Leave a Reply

Profil Senator

Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

  • July 17, 2025
Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

  • September 29, 2024
Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

  • June 23, 2024
Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

  • June 21, 2024
DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU

  • May 12, 2023
Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU

Maling Berjimat Tepergok Curi Motor Diamuk Warga Kebon Jeruk

  • October 9, 2022
Maling Berjimat Tepergok Curi Motor Diamuk Warga Kebon Jeruk