KS, JAKARTA – Aksi seorang pria berinisial M (34) mengaku sebagai anggota Polri dibekuk Polsek Metro Penjaringan Jakarta Utara. Petualangan pelaku yang mengelabui sepeda motor korban, dengan modus menjadi anggota Polsek Tambora untuk melakukan aksi penipuan dan gagah-gagahan.
Dalam keterangannya Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Erick Frendiz menjelaskan kepada media,” Tersangka M merupakan residivis yang telah melakukan kejahatan yang sama. “Tersangka sudah 4 kali melakukan aksinya,” kata Erick didampingi Kapolsek Penjaringan AKBP Agus Ady Wijaya, Kamis (13/11/2025).
Lebih lanjut dijelaskan Erick, Tersangka M melakukan kejahatannya kepada korban Irwan pengemudi ojol untuk diantarkan ke Kalijodo yang dihadang saat melintas dengan dalih sedang mengejar tersangka narkoba.
Namun, setelah diantarkan kelokasi tersangka mengaku sebagai anggota Polri. “Pelaku menunjukan indentitas Polri palsu dari satuan reserse narkoba Polsek Tambora,” papar Erick.
Ditambahkan Erick, niat jahat tersangka kepada korban, sambil menunjukan senjata jenis softgun dan kartu anggota Polri palsu. “Terpadaya dengan pelaku anggota polri, lalu motor korban dibawa kabur oleh tersangka yang sedang mengejar mobil yang dicurigai pengedar narkoba,” jelasnya.
Sadar kalau terkena tipu daya, korban, lalu melapor ke pihak polsek Metro Penjaringan berhasil menangkap tersangka pada Sabtu (1/11). Alhasil, petugas polsek penjaringan akhirmya berhasil menangkap pelaku.
Dijelaskan Kapolres, hasil kejahatan oleh tersangka,buntuh kebutuhan ekonomi dan membeli narkoba. Hasil tes urine tersangka positif menggunakan narkoba.
Dari kejahatan tersangka polisi menyita barang bukti, 1 unit motor milik korban, indentitas palsu polri yang dicetak di Jakarta Pusat, 1 pistol air softgun dan alat hisap sabu. Tersangka terancam pasal 378 KUHP.
Disela waktunya, Kapolres bersama Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agus Adi Wijaya menyerahkan motor milik korban.
“Terima kasih untuk Polres Metro Jakarta Utara bersama jajajaran yang telah berhasil mengungkap kejahatan oleh tersangka mengaku sebagai polisi. Dan motor saya dapat ditemukan,” tutur Irwan. (joy)








