Ratusan Makam di Bekasi Tertimbun Tumpukan Sampah

KS, BEKASIRatusan makam wakaf keluarga di RT 03/03 Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi tertimbun gunungan sampah tempat pembuangan akhir atau TPA Sumur Batu milik Pemerintah Kota Bekasi.

Informasi yang dihimpun kabarsenator.com, Senin (27/9/2021) akses menuju ke pemakaman juga tidak bisa lagi di lalui karena sudah tertimbun sampah, warga dan ahli waris yang keluarganya di makamkan di areal tersebut meminta kepada Pemkot Bekasi meminta agar makam-makam itu di pindahkan ke lokasi yang lebih layak.

“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah Kota Bekasi untuk mencarikan solusi makam-makam yang sudah tertimbun sampah, sudah kita ajukan jauh-jauh hari tapi belum ada realisasi kapan akan di urus,” kata Resih salah seorang ahli waris.

BACA JUGA : TPST Bantargebang Overkapasitas, Pepen: Kaji Ulang Kerjasama dengan Pemprov DKI

Menurutnya, ratusan makam itu sudah tidak lagi terlihat sebagaimana layaknya makam. Karena kuburan ini sudah tertutup sampah.

“Kami sempat mengabadikan lewat foto pada tahun 2015 yang lalu  masih terlihat sejumlah batu nisan makam wakaf keluarga kami. Namun sekarang makam ini sudah tidak terlihat lagi dan kami kesulitan lagi untuk melakukan ziarah ke kerabat dan keluarga kami yang sudah meninggal,” katanya.

Sementara itu, Bagong ahli waris makam lainya mengatakan makam yang tertimbun sampah TPA Sumur Batu ini jumlahnya kurang lebih sebanyak seratus empat belas makam dengan luas lahan delapan ratus meter persegi.

BACA JUGA : Kesulitan Anggaran, Pemkot Bekasi Tunggak Insentif Nakes Rp 60 Milyar

Tidak hanya itu, Bagong juga mengelukan akses jalan yang yang berada diwilayahnya yang biasa di lalui warga  untuk menuju pemakaman kini sudah tidak bisa di lalui akibat terhalang gunungan sampah.

Sebagai informasi tambahan, TPA Sumur Batu memiliki luas lahan mencapai 21 hektar lebih, ironisnya lahan seluas itu kini hanya menyisakan dua zona aktif dari enam zona yang ada, adapun jumlah volume sampah yang masuk tiap hari konstan sebanyak 1.800 ton dari enam zona yang ada dan hanya zona lima dan zona enam yang masih dapat dimanfaatkan untuk pemrosesan sampah, (red)

 

 

Related Posts

  • February 1, 2026
Wakapolda Metro Jaya Tutup Bimtek Fungsi Lalu Lintas dan SPKT Jajaran Polda Metro Jaya

  KS, JAKARTA  — Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono memberikan pengarahan sekaligus menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada personel pengemban fungsi Lalu Lintas dan Sentra Pelayanan Kepolisian…

  • February 1, 2026
Berkedok Jual Sayur, Pelaku Peredaran Obat Keras Diamankan Polsek Sepatan

  KS, TANGERANG  – Upaya pemberantasan peredaran obat keras tanpa izin edar kembali dilakukan jajaran Polres Metro Tangerang Kota. Kali ini, Unit Reskrim Polsek Sepatan berhasil mengungkap praktik peredaran obat…

Leave a Reply

Profil Senator

Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

  • July 17, 2025
Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

  • September 29, 2024
Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

  • June 23, 2024
Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

  • June 21, 2024
DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU

  • May 12, 2023
Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU

Maling Berjimat Tepergok Curi Motor Diamuk Warga Kebon Jeruk

  • October 9, 2022
Maling Berjimat Tepergok Curi Motor Diamuk Warga Kebon Jeruk