Kapolres Bolmut Diduga Lecehkan Polwan Sesprinya Dalam Ruang Kerja

KS, MAKASAR – Apa yang dilakukan Kapolres Bolaangmongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara, AKBP AA, tak patut. Pasalnya, apa yang dilakukan perwira menengah Polri tersebut telah melakukan pelecehan seksual terhadap Polisi Wanita (Polwan) Bripda DS.

Aksi tak terpuji  AkBP AA diduga dilakukan setidaknya dua kali di ruang kerja.

Tak terima dengan perlakuan atasannya itu, DS melaporkan AKBP AA ke Polda Sulawesi Utara dalam kasus pelecehan seksual yang terjadi sejak Agustus 2022.

ia pun nekat menuliskan kejadian yang dialaminya kepada Kapolda Sulut Irjen Pol Setyo Budianto.

Kronologis yang diperoleh, dalam suratnya yang dilangsir dari CNNIndonesia.com, Bripda DS mengalami pelecehan seksual yang diduga dilakukan Kapolres Bolmut pada 11 Agustus 2022.

Ia menuturkan bahwa saat itu dirinya bertugas sebagai Sespri Kapolres Bolmut yang sehari-harinya selalu mengenakan pakaian dinas Polri.

“Pada tanggal 11 Agustus 2022 sekitar pukul 13.00 WITA, saya dipanggil dipanggil oleh kapolres untuk masuk ke dalam ruangan, sehingga saya masuk dan saya disuruh duduk didepan meja kapolres. Saya bertanya kepada bapak kapolres ‘siap, ada perintah?’. Namun, kapolres hanya menanyakan kegiatan saya sehari-hari,” tulis DS, Jumat (15/9).

Usai mendapatkan pertanyaan tersebut, DS kemudian menjawab pertanyaan Kapolres Bolmut, AKBP AA bahwa dirinya sehari-hari hanya ke kantor dan langsung pulang ke rumahnya.

“Saya hanya pulang kantor dan tidak melakukan kegiatan yang lain. Sekitar 10 menit percakapan itu.”

“Tiba-tiba kapolres berdiri dari tempat duduknya dan pada saat itu saya langsung berdiri dengan maksud untuk keluar ruangan. Karena saya pikir bapak kapolres juga sudah mau keluar ruangan makan siang,” ungkapnya.

Tiba-tiba, kata DS, Kapolres Bolmut mendekat lalu memeluk dirinya dari arah belakang.

“Ditunjuk bagian badan saya sambil berkata ‘masih berlemak’, setelah itu bapak kapolres tiba-tiba langsung memeluk saya dari belakang. Sehingga pada saat itu saya sangat takut,” tuturnya.

Tak hanya itu, AKBP AA sempat ingin mencium Bripda DS, tetapi tindakan tersebut ditolak oleh DS dengan menahan badan Kapolres Bolmut.

“Bapak kapolres menarik kepala saya untuk mencium saya, tetapi saya menolak. Setelah itu, beliau memegang dan mengelus tangan saya dan meminta saya untuk tidak menceritakan kejadian tersebut ke siapa-siapa,” urainya.

Setelah keluar dari ruangan itu, Bripda DS bertemu dengan ajudan Kapolres Bolmut, Briptu Jofi Gerungan. DS pun menceritakan kejadian tersebut ke rekan kerjanya di Polres Bolaangmongondow Utara itu.

“Arahan Jofi Gerungan untuk bersabar saja, tetap bekerja profesional, dan dia (Jofi) akan berusaha melindungi agar saya tidak banyak waktu dipanggil bapak kapolres sendiri,” ujarnya.

Kejadian kedua
Pada 12 Agustus, Bripda DS kembali mendapatkan panggilan dari AKBP AA untuk masuk ke dalam ruangannya. Peristiwa pelecehan seksual pun kembali dialami oleh DS.

“Kejadian kedua sama seperti kejadian pertama. Posisi saya berada di samping bapak kapolres di sebelah meja kerja. Beliau datang menghampiri saya,” ungkap dia, sambil mengungkap sentuhan langsung kapolres ke bagian tubuhnya.

“Saya langsung menjauhkan badan saya dari tangan bapak kapolres,” imbuh dia.

Bripda DS kembali mendapatkan panggilan ke dalam ruangan Kapolres Bolmut, AKBP AA pada tanggal 13 Agustus. Namun, kali ini kata DS dirinya diajak oleh AKBP AA untuk bersama-sama berangkat ke Jakarta.

“Awalnya saya mengira berangkat ke Jakarta bersama dengan ibu kapolres dan polwan lainnya serta ADC (Aide-de-camp, petugas yang melekat pejabat). Namun, beliau bilang hanya berdua saja, makanya saya tolak dan saya tidak jadi berangkat ke Jakarta,” katanya.

Usai laporan DS, kasus ditangani oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulut, Kapolda Sulut, Irjen Pol Setyo Budiyanto mengatakan bahwa kasus ini telah diselidiki sebelum viral di media sosial.

“Sudah dilakukan penyelidikan dan pendalaman. Kami bertindak sebelum viral,” kata Setyo, Kamis (14/9).

Walau demikian, Setyo belum dapat membeberkan hasil pemeriksaan Bidang Propam Polda Sulut terkait kasus pelecehan seksual tersebut.

“Masih dilakukan penyelidikan terkait informasi itu untuk memastikan kebenaran agar memastikan hasilnya sesuai dengan pendalaman,” tandasnya. (ris/int)

Related Posts

  • February 2, 2026
Polres Priok Gelar Apel, Operasi Keselamatan Jaya 2026, Wujudkan Kamseltibcarlantas

  KS, Tanjung Priok – Polres Pelabuhan Tanjung Priok, melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Keselamatan Jaya 2026 selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026, sebagai…

  • February 1, 2026
Presiden Prabowo Akan Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026

KS, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan membuka secara resmi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Forum ini…

Leave a Reply

Profil Senator

Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

  • July 17, 2025
Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

  • September 29, 2024
Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

  • June 23, 2024
Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

  • June 21, 2024
DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU

  • May 12, 2023
Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU

Maling Berjimat Tepergok Curi Motor Diamuk Warga Kebon Jeruk

  • October 9, 2022
Maling Berjimat Tepergok Curi Motor Diamuk Warga Kebon Jeruk