KS, JAKARTA – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Prof. Yasonna Hamonangan Laoly, meresmikan topping off gedung TPI Imigrasi Kelas I Jakarta Utara, yang terletak di jalan Agung Karya V Blok A No.15, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara (2/8/2024).
Topping off ceremony gedung imigrasi Jakarta Utara yang dilakukan Menkumham, setelah 21 tahun imigrasi kelas I Jakarta Utara mengontrak ruko di Komplek Artha Gading Niaga jalan Boulevard Artha Gading Blok A. 5-7, dan No.22-24, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
“Saya secara resmi menerima gedung kantor seluas 2.707 meter persegi dari dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk dijadikan kantor ini,” kata Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly usai peresmian topping off ceremony.
Yasonna mengatakan, selalu mengupayakan agar Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara dapat berdiri di lahan milik sendiri.
“Pada 16 Februari 2023, upaya agar Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara memiliki gedung kantor dapat diwujudkan, ” ungkapnya.
Dia juga menambahkan, momen ini merupakan suatu tanda dari pencapaian dan perjalanan pembangunan dalam menghantarkan proyek ini ke dalam tahap pembangunan selanjutnya.
Yasonna mengucapkan selamat kepada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta
Utara karena atas kerja kerasnya dapat melaksanakan peresmian Topping Off yang
diadakan hari ini.
“Saya berharap semoga proses pembangunan selanjutnya dapat diselesaikan dengan lancar, sesuai dengan komitmen, sesuai dengan rencana yang telah disusun, dan sesuai dengan standar keamanan yang berlaku,” ujarnya.
Sementara Kepala Kantor Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, R. Andika Dwi Prasetya megatakan 21 tahun sejak Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara diresmikan pada 2 Juli 2003.
“Selama 21 tahun itu juga
Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara belum memiliki gedung kantor sendiri dalam menjalankan aktifitasnya, ” jelas Andika.
Diterangkan Andika, pekerjaan konstruksi pembangunan Gedung Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara ini dimulai sejak tanggal 4 Maret 2024 dengan masa pekerjaan 180 hari kalender.
“Saat ini pekerjaan sudah mencapai 81,7 persen dan pekerjaan yang harus diselesaikan adalah pemasangan genteng, dinding dan pekerjaan lantai ground serta pemasangan kaca,” kata dia. (ris)








