KS, Jakarta – Suasana Atrium Kota Kasablanka, Jakarta, dipenuhi semangat religi. Puluhan penyelenggara perjalanan umroh dan haji khusus hadir dalam Tour Expo 2025, menawarkan beragam paket perjalanan sekaligus memberikan edukasi langsung kepada pengunjung. 10–14 Desember 2025.
Wisata Gerai Deretan tampak ramai. Calon jamaah datang silih berganti, menanyakan detail layanan, membandingkan harga, hingga memastikan legalitas penyelenggara.
BACA JUGA : Umroh Mandiri vs Travel: Menimbang Nyaman, Aman, dan Tenang dalam Perjalanan Spiritual
“Banyak yang menanyakan paket, jadwal keberangkatan, dan layanan apa saja yang dijamin. Ini menunjukkan masyarakat masih membutuhkan pendampingan profesional,” ujar Hj. Sri Wahyu Ningsih, perwakilan Travel Dutra Mulia, Minggu (14/12).
Pameran lima hari ini bukan sekadar ajang promosi. Pengunjung juga mendapatkan konsultasi langsung mengenai regulasi terbaru Arab Saudi, mulai dari mekanisme visa, jadwal musim ramai, hingga tips menjaga kenyamanan beribadah.
BACA JUGA : Transisi Kelembagaan Haji: Harapan Baru, Pelayanan Lebih Ramah Jemaah
Booth travel dihiasi poster promo, brosur paket perjalanan, dan layar interaktif yang menampilkan simulasi perjalanan ke Tanah Suci. Suasana hangat tercipta ketika pengunjung berdiskusi dengan konsultan travel, sebagian bahkan membawa keluarga untuk bersama-sama memilih paket terbaik.
Selain promo, penyelenggara travel resmi memanfaatkan momentum expo untuk memberikan klarifikasi atas berbagai isu yang beredar di masyarakat, seperti perubahan jadwal Raudhah, kebijakan platform Nusuk, hingga layanan transportasi Makkah–Madinah.
“Jamaah berangkat harus memilih Travel yang benar agar aman, sesuai aturan, dan ibadahnya bisa nyaman dan lancar,” tegas Hj. Sri Wahyu Ningsih.

Bagi sebagian pengunjung, expo ini menjadi kesempatan langka untuk mendapatkan informasi langsung dari sumber terpercaya. Ada yang datang dengan catatan pertanyaan detail, ada pula yang sekadar ingin merasakan suasana pameran sambil mencari inspirasi perjalanan religi.
Antusiasme pengunjung menunjukkan bahwa ibadah umrah dan haji bukan hanya soal keberangkatan, tetapi juga pengalaman spiritual yang ingin dipersiapkan dengan matang.









