Tipu Warga Rp 1,6 M, Modus Janji Masuk Akpol Ditangkap Buser Polres Depok

KS, DEPOK – Polres Metro Depok menangkap, Daud Yanuar (31) karena diduga melakukan penipuan dengan modus menjanjikan korban masuk akademi kepolisian (akpol). Uang hasil kejahatan sebesar Rp 1,6 miliar yang di dapat dari korban digunakan untuk membayar utang pelaku.

“Uang korban dipergunakan untuk membayar utang-utang,” kata Wakasat Reskrim Polres Metro Depok Markus Simaremare kepada wartawan, Jumat (10/11/2023).


Markus mengatakan Daud mengaku ke korban bahwa dirinya memiliki usaha. Padahal, katanya, Daud tak memiliki pekerjaan.

“Pekerjaannya ya tidak ada. Tapi dia menyatakan bahwa dia ada usaha,” ujarnya.

Daud diduga bekerja seorang diri melakukan penipuan. Polisi pun masih mencari tahu adanya kemungkinan korban lain.

“Sementara (beraksi) sendiri, memang ada dikenalkan oleh ada namanya saksi. Saksi-saksi sudah kita dalami, mereka punya keterlibatan atau tidak nanti kita dalami juga,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Depok Kompol Hadi Kristanto mengatakan kasus tersebut terungkap setelah pihak korban melapor ke polisi. Diketahui pelaku melakukan penipuan dengan modus menjanjikan korban untuk bisa masuk ke akademi kepolisian (akpol).

“Pelaku menjanjikan akan membantu anaknya korban lolos seleksi pendidikan Akpol tahun 2022 dengan meminta sejumlah uang,” kata Kasatreskrim Polres Depok Kompol Hadi Kristanto kepada wartawan, Jumat (10/11/2023).

Hadi mengatakan saat itu pelaku menjanjikan jalan pintas agar anak korban bisa masuk Akpol. Namun, korban mengharuskan korban membayar dana sebesar Rp 1,6 miliar untuk hal tersebut.

“Awalnya terlapor menjanjikan anaknya pelapor untuk lolos masuk pendidikan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2022 dan selanjutnya pelapor sudah menyerahkan uang sebesar Rp 1,6 miliar,” jelasnya.

Pelaku menjanjikan uang tersebut kembali jika anak korban tidak lolos akpol. Namun, saat anak korban dinyatakan tidak lolos, uang tersebut justru tak kunjung dikembalikan.

“Apabila tidak lolos maka uang akan dikembalikan sepenuhnya. Ternyata anaknya korban tidak lolos seleksi akpol dan uang milik pelapor tidak dikembalikan,” jelasnya. (dtk/int)

  • Related Posts

    • February 1, 2026
    Presiden Prabowo Akan Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026

    KS, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan membuka secara resmi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Forum ini…

    • February 1, 2026
    Polri Terima Penghargaan Khusus di Puncak HUT ke-25 BPOM RI, Apresiasi Sinergi Pengawasan Obat dan Makanan

      KS, JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menerima penghargaan khusus dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) dalam rangka Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun ke-25…

    Leave a Reply

    Profil Senator

    Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

    • July 17, 2025
    Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

    Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

    • September 29, 2024
    Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

    Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

    • June 23, 2024
    Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

    DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

    • June 21, 2024
    DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

    Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU

    • May 12, 2023
    Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU

    Maling Berjimat Tepergok Curi Motor Diamuk Warga Kebon Jeruk

    • October 9, 2022
    Maling Berjimat Tepergok Curi Motor Diamuk Warga Kebon Jeruk