KS, CILACAP – Tanah longsor menerjang wilayah Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, pada Kamis (13/11) pukul 19.00 WIB setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Material longsoran menimbun beberapa rumah warga dan menyebabkan puluhan orang menjadi korban. Hingga hari ini, proses pencarian masih terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan, Jumat (14/11).
Berdasarkan pendataan sementara, berikut rincian korban di dua dusun terdampak:
Dusun Tarukahan
* Selamat: 15 orang
* Meninggal dunia: 2 orang
* Dalam pencarian: 7 orang
* Total: 24 orang
Dusun Cibuyut
* Selamat: 8 orang
* Meninggal dunia: 0 orang
* Dalam pencarian: 14 orang
* Total: 22 orang
Total keseluruhan korban:
* Selamat: 23 orang
* Meninggal dunia: 2 orang
* Dalam pencarian: 21 orang
* Total: 46 orang
Seluruh korban yang belum ditemukan masih dalam proses pencarian.
Pada Jumat (14/11) pukul 08.00 WIB, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian. Petugas dibagi ke dalam lima sektor (worksite) dengan fokus pencarian pada titik-titik yang diperkirakan terdapat korban tertimbun.
Pembagian sektor pencarian sebagai berikut:
1. Worksite A-1: 3 orang DP
2. Worksite A-2: 7 orang DP
3. Worksite A-3: 4 orang DP
4. Worksite B-1: 4 orang DP
5. Worksite B-2: 3 orang DP
“Proses pencarian dilakukan menggunakan alat berat, peralatan ekstrikasi, serta peralatan manual untuk menjangkau area yang sulit”, ungkap Priyo Prayudha Utama selaku On Scene Coordinator (OSC) dalam operasi SAR saat ini.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman menyampaikan rasa terimakasih kepada Tim SAR Gabungan yang telah hadir dan membantu dalam pelaksanaan operasi SAR Bencana Alam Longsor di Majenang. Segala keperluan peralatan ataupun hal lain yang diperlukan dalam proses evakuasi, segera dilaporkan ke Posko agar Pemerintah Kabupaten dapat memfasilitasi guna mempercepat proses pencarian.








