KS, TANJUNG PRIOK – — Dalam semangat memperingati Hari Pahlawan Nasional Tahun 2025, Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok menyelenggarakan upacara khidmat sebagai wujud penghormatan kepada para pahlawan bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Upacara berlangsung dengan penuh semangat dan refleksi nilai kepahlawanan. Seluruh jajaran insan KPLP Tanjung Priok turut hadir, meneguhkan tekad untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan dalam bentuk pengabdian di laut. Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok, Fourmansyah, S.H., M.M., M.H., menyampaikan amanat yang menggugah semangat seluruh peserta.
“Pada momentum Hari Pahlawan ini, kita menundukkan kepala untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah memberikan segalanya demi Indonesia. Nilai-nilai yang mereka wariskan — kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan — harus kita hidupkan dalam setiap tugas kita di KPLP Tanjung Priok,” ujar Fourmansyah dalam amanatnya.
KPLP Tanjung Priok: Garda Terdepan Keselamatan Pelayaran Nasional
Sebagai salah satu pangkalan PLP terbesar dan tersibuk di Indonesia, KPLP Tanjung Priok memiliki peran strategis dalam memastikan keselamatan pelayaran di jalur perairan vital yang menjadi nadi utama perekonomian nasional. Dengan intensitas lalu lintas kapal yang tinggi, setiap personel KPLP dituntut bekerja cepat, tepat, dan profesional.
“Semangat kepahlawanan menjadi pondasi moral bagi kami. Setiap patroli, pengawasan alur pelayaran, pemeriksaan kapal, hingga penanganan insiden maritim kami lakukan dengan dedikasi tinggi demi keselamatan dan kelancaran pelayaran nasional,” ungkap Fourmansyah.
Meneladani Nilai Kepahlawanan dalam Pengabdian
Nilai-nilai luhur yang diwariskan para pahlawan menjadi sumber inspirasi bagi seluruh insan KPLP Tanjung Priok. Semangat itu diwujudkan melalui tiga nilai utama pengabdian:
1. Kesabaran, Kedisiplinan, dan Ketelitian dalam Pengawasan
Setiap petugas KPLP dituntut untuk teliti dalam melaksanakan patroli, pemeriksaan kapal, serta tanggap terhadap dinamika pelayaran di kawasan perairan yang padat aktivitas.
2. Keikhlasan dalam Bekerja untuk Kepentingan Bangsa
Pengabdian dilakukan dengan tulus, bukan demi kepentingan pribadi, melainkan demi keselamatan ribuan pelaut, pekerja pelabuhan, dan masyarakat pengguna jasa maritim setiap hari.
3. Wawasan ke Depan dalam Pengembangan Keselamatan Pelayaran
Semangat para pahlawan menjadi dorongan bagi KPLP Tanjung Priok untuk terus berinovasi—meningkatkan kesiapsiagaan SAR Laut, memperkuat armada dan SDM, serta memperluas kolaborasi lintas instansi dalam mitigasi kecelakaan dan penegakan hukum di laut.
Menjaga Pelayaran, Menopang Perekonomian Nasional
Kepala Pangkalan menegaskan, tugas insan KPLP bukan sekadar menjaga keamanan laut, melainkan juga memastikan stabilitas jalur logistik dan kelancaran perekonomian nasional.
“Tanjung Priok adalah pintu utama perekonomian Indonesia. Karena itu, kami harus bekerja lebih keras, lebih sigap, lebih profesional, dan lebih tulus dalam menjaga keselamatan serta keamanan pelayaran,” tegas Fourmansyah.
Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan Mengusung tema “Pahlawanku Teladanku Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan,” insan KPLP Tanjung Priok meneguhkan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian dalam menjaga keselamatan laut Indonesia. Komitmen itu diwujudkan melalui:
Peningkatan kesiapsiagaan patroli dan pengawasan laut,
Penguatan budaya kerja yang disiplin, jujur, dan berdedikasi,
Peneguhan keselamatan pelayaran sebagai prioritas utama, serta
Kontribusi aktif dalam menjaga keamanan dan kelancaran pelayaran nasional.
“Pahlawanku Teladanku, Insan KPLP Tanjung Priok Terus Bergerak Menjaga Keselamatan Laut Indonesia.”(erlita)








