KS, JAKARTA – Satreskrim Polsek Metro Penjaringan menangkap AR (17) dan AP (22) yang melakukan pengeroyokan empat pemuda berinisial ANB, MF, MP, dan RP.
Keempat korban pengeroyokan dua pria bersenjata di jalan Muara Baru Ujung, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Senin (24/4/2023).
Akibat kejadian itu, korban ANB yang berusia 22 tahun tewas. Aksi kedua pelaku pengeroyokan dengan menggunakan senjata tajam jenis badik, berhasil ditangkap di jalan Muara Baru Gang, Elektro, RT 014/017, Penjaringan Jakarta Utara (rumah tetangganya yang ditinggal mudik dijadikan tempat sembunyi), pada Selasa, 25 April 2023, Pukul 14.30 Wib.
Kanit Reskrim Polsek Penjaringan Kompol Harry Hasgari memimpin langsung penangkapan kedua pelaku ditempat persembunyiaannya.
Kapolsek Metro Penjaringan Kompol M Probandono Bobby Danuardi mengatakan, pengeroyokan bermula ketika pelaku AR yang tengah melintas di lampu merah Jembatan Tiga, melihat MP dan RP.
Saat itu, AR langsung menegur dan menantang MP untuk berduel di sekitar PT Koja. Bobby mengungkap bahwa AR memang sudah menyimpan dendam terhadap MP karena persoalan pribadi.
“AR dan MP sepakat untuk berkelahi,” kata Bobby dalam konferensi pers di Mapolsek Penjaringan, Jumat (28/4/2023).
Merasa ditantang Rupanya, AR menghubungi temannya, AP, dengan maksud meminta dibawakan badik untuk menghajar mereka.
Selanjutnya, AR tiba di lokasi dan disusul oleh MP bersama tiga temannya, MF, RP dan ANB.
“Mereka bertemu di PT Koja. Mereka berduel antara AR dan MP. Dalam perkelahian, tersangka AR ini kalah,” jelas Bobby.
Melihat AR kalah dalam perkelahian itu, pelaku AP lantas terlibat cekcok dengan MF. Di saat itulah terjadi peristiwa penusukan terhadap empat korban.
Sebagai teman, maka AP tidak terima atas kekalahan AR, dan AP langsung menusuk korban AN yang saat itu tengah berada di lokasi beserta 2 teman korban yaitu MP dan RP menggunakan Sajam jenis Badik.
“Usai pelaku kabur, para teman korban membawa Korban AN ke RS. Duta Indah.
Setelah dilakukan penanganan oleh Team Medis, ternyata Korban AN sudah meninggal dunia,” jelasnya.
Setelah dilakukan Identifikasi pada tubuh korban meninggal dunia, terdapat 6 (enam) Luka Tusuk, antara lain, 1 Luka Tusuk pada bagian Dada sebelah kiri, 4 Luka Tusuk pada bagian Perut sebelah kiri, dan 1 Luka Tusuk pada bagian Kaki sebelah kanan.
“Jadi, Selain korban Meninggal dunia, terdapat korban lain yang mengalami Luka Tusuk yakni 3 teman korban, seperti MP mengalami luka tusuk pada perut, MF mengalami luka Tusuk Pada bagian Lengan Kanan dan Punggung, dan RF mengalami luka Tusuk pada bagian badan sebelah kanan,” beber Bobby. (ris/int)








