KS, JAKARTA – Perayaan hari raya NYEPI 2025 sudah didepan mata, itu artinya, umat Hindu Bali khususnya, sudah mulai sibuk mempersiapkan salah satu tradisi yang akan dinantikan oleh banyak orang yaitu Ogoh-Ogoh. Seperti kita ketahui bersama bahwa Ogoh-ogoh adalah karya seni patung dalam kebudayaan Bali yang menggambarkan kepribadian Bhuta Kala. Ogoh-ogoh melambangkan energi negatif, kejahatan, dan keburukan sang Bhuta Kala.

Bagi umat Hindu, patung ogoh-ogoh merupakan simbol keburukan sifat manusia serta hal negatif alam semesta. Dimana dalam ajaran Hindu Dharma, Bhuta Kala merupakan kekuatan (Bhu) alam semesta dan waktu (Kala) yang tak terukur dan tak terbantahkan. Dalam ogoh-ogoh, Bhuta Kala digambarkan sebagai sosok yang besar, menakutkan, dan berwujud raksasa.
Pada menjelang perayaan hari raya NYEPI, fungsi ogoh-ogoh adalah sebagai representasi Bhuta Kala, dimana proses ini melambangkan keinsyafan manusia akan kekuatan alam semesta dan waktu.

Untuk itulah, Ogoh-Ogoh sebagai bagian dari perayaan hari raya NYEPI tahun saka 1947 kali ini, telah hadir festival Ogoh-Ogoh bernama Sasih Kesanga Fest 2025. Dimana festival ini bertujuan untuk melestarikan budaya, sekaligus sebagai potensi pariwisata daerah khususnya di kabupaten Lampung Tengah. Festival ogoh-ogoh ini adalah festival yang terbesar di Provinsi Lampung yang digelar di Lapangan Merdeka Seputih Raman, Lampung Tengah, dari tanggal 22 sampai 23 Maret 2025.
Dengan menampilkan peserta sebanyak 28 ogoh-ogoh dewasa dalam aneka ragam bentuk dan kreatifitas, yang tentu saja memiliki nilai seni yang sangat tinggi, dimana pada festifal kali ini, para peserta akan berkompetisi untuk memperebutkan total hadiah sebesar 30 juta rupiah, untuk beberapa kategori penilaian. Hadiah tersebut, tentunya membuat animo dan semangat peserta begitu besar dan sangat antusias. Ini adalah festival yang sangat dinantikan oleh seluruh masyarakat Lampung karena ini bukan saja menjadi ajang kontestasi seluruh peserta, tapi juga sebagai ajang simakrama seluruh muda-mudi Hindu seluruh Lampung.

Sasih Kesanga Fest 2025 kali ini ada yang berbeda dengan festival ogoh-ogoh yang ada sebelumnya, karena akan menghadirkan teknologi robotik yang tidak kalah canggih dan menarik dibandingkan dengan festival Ogoh-Ogoh yang ada di Bali. Tentu saja, ini membuat decak kagum seluruh pengunjung yang hadir.
Pada Sasih Kesanga Fest 2025, tentunya mendapat dukungan dari berbagai pihak, yaitu Bupati Lampung Tengah, Bapak dr. Ardito Wijaya, M.K.M serta Wakil Bupati Lampung Tengah yaitu Bapak I Komang Koheri, SE yang mendukung penuh pagelaran seni budaya Bali ogoh ogoh yang telah dikemas oleh pemuda-pemudi Hindu di Kabupaten Lampung Tengah.
Hadir juga dalam festival tersebut adalah Perwakilan dari Gubernur Lampung, jajaran Kapolres Lampung, Anggota DPRD Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Tengah, Dinas Pariwisata Lampung dan Kabupaten Lampung Tengah, PHDI Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Tengah, WHDI Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Tengah, Prajaniti Provinsi Lampung dan Kabupaten Lampung Tengah, segenap jajaran pecalang dan tentunya ribuan umat Hindu Lampung turut serta menyaksikan kemeriahan Sasih Kesanga Fest 2025.
Sasih Kesanga Fest 2025 adalah kreasi anak muda yang penuh semangat dan penuh kreatifitas yang tinggi, berkumpul dalam nama HO.G Creative. Usaha kreatif yang dipimpin oleh I Gusti Putu Windi Arimartha, S.Ab yang merupakan anak muda Hindu Bali kelahiran Lampung, sudah melalang buana dalam menyelenggarakan beberapa event-event besar. Mulai dari event olah raga, music, hingga pariwisata budaya. Tentu saja sepak terjang HO.G Creative sudah tidak bisa diragukan lagi, karena pengalaman yang sudah sangat banyak dalam mengelola event-event besar sehingga sudah pastinya pada event Sasih Kesanga Fest 2025 ini pun berjalan dengan sangat sukses dan lancar. (Wid)








