KS, JAKARTA – Aksi pencurian spion mobil yang kerap terjadi di sejumlah lokasi di DKI Jakartaerhasil diungkap Polsek Pademangan.
“Kami menangkap tiga tersangka yang menjalankan aksi pidana ini,” kata Kapolsek Pademangan Kompol Binsar Hatorangan Sianturi, Jumat (31/5/2024).
Dijelaskannya ketiga pelaku, yakni IP (23), RY (23) dan AY (20) yang menjalankan peran masing-masing dalam kasus ini. Untuk pelaku IP sebagai joki dan mengawasi lokasi tempat pencurian.
Kemudian pelaku RY bertugas melepaskan spion secara paksa dari mobil yang ditarget dan pelaku AY berperan mengawasi lokasi yang akan menjadi tempat pencurian.
“Ketiga pelaku ini merupakan residivis. Untuk pelaku IP dan RY merupakan residivis penyalahgunaan narkotika dan pelaku AY merupakan residivis kasus pencabulan,” jelasnya.
Kapolsek mengatakan, ketiga pelaku ditangkap saat melakukan pesta sabu di Jalan Ampera V Kecamatan Pademangan pada Selasa (28/5).
BACA JUGA: Polisi Tangkap Pelaku Tawuran yang Bacok Korban Saat Terjatuh
Setelah itu pelaku diminta untuk menunjukkan lokasi-lokasi tempat mereka menjalankan aksi. Di lokasi-lokasi tersebut mereka sempat melawan dan dilakukan tindakan terukur.
Polisi menemukan sejumlah barang bukti dari pelaku, yakni satu unit sepeda motor, rekaman kamera pengawas (cctv), alat potong, alat hisap sabu, pakaian dan telepon seluler.
“Modus operasi mereka mematahkan secara paksa spion milik korban dengan tangan kosong,” jelasnya.
Dari pengakuan pelaku, mereka telah menjalankan aksi di sembilan lokasi, yaitu enam kali di Kecamatan Pademangan, satu kali di Kemayoran, satu kali di Tanjung Priok dan satu kali di Kedoya Barat.
Menurut pengakuan pelaku, mereka menargetkan dalam satu minggu minimal satu kali melakukan aksi tersebut dan ada beragam mobil yang jadi korban baik di dalam pagar maupun yang sedang parkir di pinggir jalan.
“Kami masih melakukan pengembangan karena ada beberapa warga yang melaporkan kepada petugas bahwa mengalami kejadian serupa,” katanya.
Petugas masih melakukan pengejaran terhadap pelaku keempat yang berperan sebagai penadah spion hasil curian dari ketiga pelaku. Pelaku keempat yang sudah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) merupakan seorang pria berinisial Y.
“Hasil penjualan ini mereka gunakan memenuhi kebutuhan sehari-hari dan juga untuk membeli narkoba,” bebernya. (ris)








