KS, JAKARTA – Diduga dua eks tentara Israel (IDF), mengelola vila-vila mewah di bali, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menelusuri adanya kabar tersebut.
“Ini lagi dicek sekarang. Tim lagi di sana ya, lagi operasi,” kata Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, mengutip Antara, Kamis.
Agus menyebut ada sekitar 100 warga negara asing (WNA) yang terjaring dalam operasi pemeriksaan. Namun, eks Kabareskrim Polri itu tidak menyebutkan lebih lanjut aturan-aturan keimigrasian yang dilanggar oleh para WNA tersebut.
Dua warga Israel, yang diduga pernah berdinas sebagai tentara IDF itu, merupakan satu orang laki-laki, dan satu orang perempuan. Satu dari dua orang itu diyakini bernama Shachar Gornen, yang banyak mempublikasikan dirinya sebagai seorang pengelana dan pembuat konten perjalanan.
Gornen disebut aktif mengelola akun Instagram @gonenvillasbali. Akun ini aktif memamerkan konten-konten promosi vila-vila mewah bergaya tropis modern, yang eksklusif.
Shachar Gornen juga dikabarkan masuk menggunakan KITAS Investor dan visanya berlaku sampai Maret 2026. Dia dikabarkan tinggal di daerah Pererenan, Mengwi, Kabupaten Badung. (red/int)








