KS, BALI – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-17 G20 akan diselenggarakan di Bali, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan hadir dalam gelar pasukan pengamanan KTT G20 oleh TNI-Polri di Lapangan Renon, Kota Denpasar, Bali, Senin (7/11/2022).
Luhut dalam arahannya, dalam agenda 15-16 November 2022, nanti menyampaikan pesan Presiden Jokowi agar seluruh pejabat kompak dan solid saat KTT G20.
Hal ini dikatakan Luhut, Indonesia menjadi negara berkembang pertama yang menjadi tuan rumah KTT G20.
KTT ini akan menjadi puncak dari proses dan usaha yang intensif dari seluruh alur kerja G20 (Pertemuan Tingkat Menteri, Kelompok Kerja, dan Engagement Groups) selama setahun keketuaan Indonesia.
“Kegiatan KTT G20 ini sangat penting bagi kita karena ini baru datang ke Indonesia 20 tahun lagi, saya ulangi kegiatan ini KTT G20 akan datang ke Indonesia 20 tahun lagi. Oleh karena itu Presiden memerintahkan seluruh kekuatan TNI-Polri harus satu padu dalam mengamankan kegiatan ini,” kata Luhut.
Apel gelar pasukan TNI dalam rangka pengamanan VVIP KTT G20 di Lapangan Renon, Denpasar, Bali.
Luhut juga mengingatkan kondisi KTT G20 cukup pelik di tengah perang Rusia-Ukraina yang membuat ekonomi global terpuruk.
Menurutnya, Indonesia beruntung masih bisa mengendalikan laju inflasi. Inflasi Indonesia turun 1 persen pada kuartal III menjadi 5,72 persen dibandingkan kuartal II.
Menko Marves mengatakan, dengan kondisi perekonomian seperti sekarang, Indonesia menjadi destinasi investasi di mata internasional. Luhut menyebutnya dengan istilah sweet spot.
“Satu angka yang sulit dibayangkan, kita menjadi primadona banyak dunia yang disebut sweet spot, tempat yang manis atau tempat yang sangat indah untuk dilakukan investasi,” katanya.
Untuk itu, Luhut menginstruksikan TNI-Polri meminta tidak ada kesalahan terutama terkait pengamanan delegasi selama pelaksanaan KTT G20. Menurut Luhut, pengamanan bisa dilakukan dengan baik karena sudah ada prosedur yang disiapkan.
Prosedur pengamanan ini bahkan telah terbentuk saat Luhut masih berprofesi mantan TNI.
“Jadi, pengamanan ini sekali lagi at all cost, harus aman. Saya minta Panglima TNI dan Kapolri tidak ada celah kita membuat kesalahan. Tadi Kapolri sudah mengatakan bagaimana mengamankan tidak ada letusan,” ucap Luhut.
Saya ulangi, tidak ada ruang untuk membuat kesalahan,” tegas Luhut. (ris/int)








