KS, Meulaboh, 20 Juli 2025 – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Meulaboh mengeluarkan Notice to Mariners (NtM) atau pemberitahuan resmi kepada pelaut terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah perairan Meulaboh. Peringatan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor SE-KSOP-MBO 01 Tahun 2025 tentang Kewaspadaan Terhadap Cuaca Buruk di Perairan/Wilayah Kerja Pelabuhan Meulaboh.
Kepala KSOP Meulaboh, Capt. Tri Hananto, SH., M.Mar., M.MTr., dalam keterangan tertulis yang diterima pada Sabtu (19/07/2025), mengungkapkan bahwa berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), saat ini terdapat potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Meulaboh yang berkisar antara 2,8 hingga 4,0 meter.
“Kami mengimbau kepada para Nakhoda kapal yang akan dan/atau sedang berlayar di wilayah perairan Meulaboh agar meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi kondisi cuaca buruk yang berpotensi membahayakan keselamatan dan keamanan pelayaran,” tegas Capt. Tri Hananto.
Dalam upaya mitigasi risiko, KSOP Meulaboh meminta seluruh Nakhoda untuk:
Memantau informasi terkini melalui situs resmi BMKG: https://peta-maritim.bmkg.go.id;
Memastikan kelaiklautan kapal sebelum berlayar;
Selalu mengecek posisi kapal saat berlabuh jangkar untuk menghindari pergeseran atau larat kapal.
“Tidak ada toleransi bagi Nakhoda yang nekat memaksakan pelayaran dalam kondisi gelombang tinggi,” tegas Capt. Tri lagi.
Ia juga menambahkan bahwa dalam setiap penerbitan Surat Persetujuan Berlayar (SPB), KSOP Meulaboh senantiasa merujuk pada pembaruan data cuaca dari BMKG guna menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran.
KSOP Meulaboh mengajak seluruh pihak yang berkepentingan di sektor pelayaran dan kepelabuhanan untuk terus waspada serta memprioritaskan keselamatan jiwa dan aset dalam setiap aktivitas pelayaran, khususnya di tengah ancaman cuaca ekstrem yang masih berlangsung.








