KS, JAKARTA – Komplotan pembobol toko elektronik di ruko Sentral Bisnis Blok C, Jalan RE Martadinata, Kelurahan Ancol, Jakarta Utara, ditangkap satreskrim Polsek Pademangan.
Komplotan tersebut menggasak 13 unit laptop dan barang elektronik lainnya dari toko tersebut, berhasil ditangkap 5 orang.
Kapolsek Pademangan Kompol Binsar Hatorangan Sianturi mengatakan pencurian tersebut terjadi pada 18 April 2023 atau seminggu sebelum Idul Fitri lalu.
“Dari 9 orang tersangka, kami berhasil mengamankan 5 orang tersangka,” ujar Kompol Binsar, didamping Kanit Reskrim Iptu I Gede Gustiyana ,Jumat (19/5/2023).
Dikatakan Binsar, pelaku tersebut berasal dari dua kelompok. Kelompok pertama terdiri atas 2 orang dan kelompok kedua terdiri atas 7 orang.
“Kami berhasil mengamankan kelompok pertama berjumlah 2 orang di sekitar Jalan Martadinata berkat Polisi RW yang sedang patroli. Mereka melihat ciri-ciri (pelaku) yang dimaksud lalu berkomunikasi dengan reskrim,” jelas perwira menengah Polsek Pademangan.
Dijelaskan Binsar, dari dua pelaku tersebut, mereka membocorkan bahwa ada kelompok lain yang juga membobol toko tersebut. Beruntung, polisi menangkap 3 pelaku lain.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pademangan, mengatakan dari dua orang pelaku tersebut, ada kelompok lain yang juga melakukan tindakan pidana.
“Kami deteksi dari 7 pelaku, 3 pelaku yang sudah diamankan dan 4 orang masih dalam pengejaran,” jelasnya.
Dikatakan Kanit Reskrim, pelaku mengetahui toko tersebut tutup menjelang Idul Fitri. Mereka memanfaatkan momentum tersebut untuk membobol toko tersebut.
Para pelaku masuk dengan menaiki lantai 3 toko tersebut. Mereka lalu menjebol ventilasi dan masuk ke dalam toko.
“Pelaku masuk ke ruko yang menjadi TKP lewat ruko yang kosong dan tidak terpakai lagi. Mereka naik ke lantai 3, merusak ventilasi dan menyeberang ruko,” terangnya.
Dari hasil penangkapan pelaku menggasak 13 unit laptop, dan juga mengambil 5 laptop, 3 TV LED, 2 unit handphone, ada juga proyektor, kamera, hard disk, dan alat-alat komputer lainnya.
“Kerugian sekitar Rp 370 juta,” ungkapnya. (ris)








