KS, Pangkep – Kisruh mundurnya mantan Bupati Pangkep dua periode Syamsuddin Hamid dari Partai berlambang pohon beringin yang dibesarkan selama ini terus mencuat, bahkan Syamsudin Hamid dikabarkan hengkang ke partai lain dan sudah berpamitan dari partai Golkar.
Puluhan kader dan simpatisan partai yang dipimpin ketua DPD Golkar Pangkep Andi Ilham Zainuddin termasuk sejumlah anggota DPRD Pangkep dari fraksi Golkar mendatangi kediaman Syamsuddin di jalan Sultan Hasanuddin, Pangkep, Sulawesi Selatan, Jumat (12/05/2023).
Kedatang para simpatisan ini dengan membentangkan spanduk bernada penolakan di kediaman mantan bupati dua periode ini, bahkan salah satu kader yang juga anggota DPRD Pangkep Alfian Muis tak kuasa menahan air mata saat menyampaikan alasan dirinya menolak Syamsuddin Hamid untuk meninggalkan Partai Golkar.
Kabar mundurnya mantan Bupati dua periode ini memang menghadirkan penolakan yang luar biasa dari kader dan simpatisan yang masih menginginkan Syamsuddin untuk di Golkar.
“Kami berkeyakinan beliau banyak pilihan, namun yakin beliau dimanapuin hati beliau tetap di Partai Golkar.” Ujar Andi Ilham Zainuddin, ketua DPD II Partai Golkar Pangkep.
Syamsuddin Hamid sendiri meminta agar kader tetap tenang, dirinya berharap apapun keputusan yang diambil harus diterima dengan besar hati
“Kasihlah saya kesempatan, seandainya saya diprediksikan bisa lolos di Partai golkar saya pertahankan, namun jangan di sesali karena saya ada partai yang membawa saya. Kata Syamsudin Hamid, mantan Bupati Pangkep.
Syamsuddin mengaku meninggalkan Partai Golkar karena persaingan yang cukup ketat di internal Partai untuk maju sebagai Bakal Caleg DPR RI Dapil Sulsel II.
Syamsuddin Hamid juga merupakan mantan ketua DPD II Partai Golkar di Kabupaten Pangkep, selama kepemimpinannya selalu menjadi perebut suara terbanyak di daerah Kabupaten Pangkep ini.
Sejumlah Partai disebut siap meminang Syamsuddin Hamid, sebut saja Partai Gerindra hingga Partai Kesatuan Bangsa (PKB) yang begitu santer terdengar.








