Jokowi: Beda Pilihan Capres Wajar Tidak Perlu Diributkan

KS, JAKARTA – Jelang pilihan umum, bakal calon presiden mulai berkampanye. Presiden Joko Widodo mempersilakan masyarakat memilih bakal calon presiden (capres) pilihan masing-masing dalam Pemilu 2024, namun harus tetap menjaga agar jangan sampai ada perpecahan.

“Perbedaan pilihan itu wajar. Mau milih Pak Prabowo, silakan. Mau milih Pak Anies, silakan. Mau milih Pak Ganjar, silakan. Perbedaan pilihan itu wajar, nggak perlu diributkan,” kata Jokowi saat menghadiri Pembukaan Jambore Nasional Dai Desa Madani Parmusi 2023 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa.

Jokowi pun berharap, untuk para dai dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga persatuan dan toleransi dalam menghadapi perbedaan, terutama menjelang Pemilu Serentak 2024.

Persatuan yang kokoh, lanjut Jokowi, menjadi penting untuk dipertahankan di tahun politik agar tidak menghambat pembangunan yang sedang berjalan, termasuk pembangunan di desa-desa. Kondisi di desa, menurut dia, menjadi sangat penting karena merupakan unit terkecil yang ada di masyarakat Indonesia.

“Harus diantisipasi sedini mungkin agar tidak terjadi pembelahan dan perpecahan, agar terus terjaga suasana yang damai, agar juga pembangunan di desa juga terus berjalan. Paling penting dan paling utama itu menjaga persatuan dan kesatuan kita, dan itu dimulai dari unit yang terkecil yaitu desa,” pesan Jokowi.

Jokowi menceritakan, kunjungan kerjanya beberapa waktu lalu ke sejumlah negara di Benua Afrika. Saat berada di Afrika, Jokowi mengaku sedih karena dia mendapati hampir separuh dari negara-negara di Afrika dilanda konflik, sehingga pemerintahannya tidak berjalan dengan baik.

Dengan kurang efektifnya pemerintahan di tengah konflik di sejumlah negara Afrika itu, tambah Jokowi, rakyat pun menderita.

“Rakyatnya tidak bisa terurus dengan baik, isinya tiap hari hanya perang. Saat saya ke Afghanistan juga sama. Inilah yang harus kita jaga, persatuan dan kesatuan,” imbuhnya.

Indonesia yang memiliki ratusan etnis harus dijaga dari ancaman perpecahan. Apabila sudah terjadi konflik yang memecah masyarakat, maka upaya pemulihan tidak akan mudah dilakukan.

“Jangan sampai nanti tiga (bakal) calon ini, (kalau) sudah terpilih satu, sudah ngopi-ngopi bareng, makan-makan bersama, yang di bawah masih ribut, jangan; karena setiap lima tahun pasti ada terus proses demokrasi ini,” ujar presiden. (ant)

Related Posts

  • February 2, 2026
Polres Priok Gelar Apel, Operasi Keselamatan Jaya 2026, Wujudkan Kamseltibcarlantas

  KS, Tanjung Priok – Polres Pelabuhan Tanjung Priok, melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Keselamatan Jaya 2026 selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026, sebagai…

  • February 1, 2026
Presiden Prabowo Akan Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026

KS, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan membuka secara resmi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Forum ini…

Leave a Reply

Profil Senator

Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

  • July 17, 2025
Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

  • September 29, 2024
Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

  • June 23, 2024
Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

  • June 21, 2024
DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU

  • May 12, 2023
Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU

Maling Berjimat Tepergok Curi Motor Diamuk Warga Kebon Jeruk

  • October 9, 2022
Maling Berjimat Tepergok Curi Motor Diamuk Warga Kebon Jeruk