Imigrasi Kelas 1 TPI Jakarta Utara, Amankan 10 WNA Asal Tiongkok Bekerja Buruh Bangunan
KS, JAKARTA – Warga Negara Asing (WNA), asal Tiongkok, diamankan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara. Sebanyak sepuluh WNA, kedapatan bekerja sebagai buruh bangunan menggunakan visa kunjungan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara Rendra Mauliansyah mengatakan pihaknya mengamankan WNA itu dalam Operasi Mandiri Pengawasan Keimigrasian di kawasan Perumahan Pluit Karang Sari, Penjaringan.
Dijelaskan Rendra, operasi tersebut digelar setelah Imigrasi menerima laporan masyarakat terkait aktivitas sejumlah orang asing yang diduga melanggar aturan keimigrasian.
“Dalam pemeriksaan, petugas menemukan 10 WNA China bekerja di sektor konstruksi,” ujar dia dalam siaran persnya yang diterima Kabarsenator.com, Jumat (24/7/2026).
Sepuluh warga asing itu menggunakan Visa Kunjungan (C2). Namun, para WNA tersebut justru melakukan pekerjaan fisik di lokasi pembangunan.
Dijelaskannya, sebagian WNA bertugas merakit besi dan membuat pilar bangunan. Sementara itu, WNA lainnya memotong kayu dan besi untuk rangka utama bangunan.
Pasal tersebut mengatur sanksi terhadap orang asing yang dengan sengaja menyalahgunakan atau melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan izin tinggal yang diberikan.
Dalam pasal tersebut mengatur sanksi terhadap orang asing yang dengan sengaja menyalahgunakan atau melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan izin tinggal yang diberikan.
“Setelah menjalani pemeriksaan, kami menempatkan sepuluh WNA itu di Ruang Detensi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara,” jelasnya.
Petugas kemudian menjatuhkan Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berupa deportasi dan pencantuman nama mereka dalam daftar penangkalan.
Mereka dipulangkan ke negara asal menggunakan maskapai Spring Airlines dengan nomor penerbangan 9C7200 melalui rute Jakarta-Guangzhou.
Petugas Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara mengawal proses pemulangan hingga keberangkatan melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. (red)