KS, JAKARTA – Isu dari istana, yang mengirimkan surat ke DPR RI, untuk calon pengganti Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang saat ini menjabat sebagai Kapolri, Indonesian Civilian Police Watch (ICPW) menilai kalau sosok yang pantas untuk mengisi jabatan Kapolri adalah Komjen Pol. Suyudi Aryo Seto.
“Kalau benar istana, mengirimkan surat ke DPR untuk calon pengganti Jenderal Listyo Sigit Prabowo, jabatan Kapolri yang sangatlah cocok dan sangat tepat diberikan kepada Kepala BNN RI yang sekarang ini yaitu Komjen Pol. Suyudi Aryo Seto untuk menjadi pengganti Jendral Pol. Listyo Sigit,” terang Ketua Presidium Indonesian Civilian Police Watch (ICPW) Bambang Suranto di wilayah Jakarta Utara, Sabtu (13/9/2025).
Menurut Bambang yang mengetahui sepak terjang kepolisian, Suyudi merupakan perwira terbaik yang dimiliki Polri. “Selain itu juga, Suyudi adalah satu-satunya Akpol angkatan 1994 yang sudah berpangkat Komjen (Bintang 3). Dilihat dari usia atau masa pensiunnya pun masih sangat panjang,” sambung Bambang.
Jika melihat di era presiden Jokowi, pengangkatan jabatan Kapolri kata Bambang, sangatlah mengejutkan, karena calonnya loncat dari beberapa angkatan dan acak. “Memang, Presiden memiliki hak prerogatif untuk mengajukan dan mencalonkan serta mengangkat jabatan Kapolri setelah yang diajukan dan dicalonkan disetujui oleh DPR melalui mekanisme fit and propertest, namun hal tersebut dapat menimbulkan rasa tidak adil bagi angkatan yang dilewati,”tegas Bambang.
ICPW berharap di era kepemimpinan Presiden Prabowo, sistem pemilihan Kapolri bisa kembali normal tidak lagi loncat dan acak, Sehingga setiap angkatan akan mendapatkan jatah untuk menjabat. Dikatakan Bambang, Suyudi Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 berpeluang yang telah menyandang pangkat jenderal bintang tiga, mendapat respon positif istana. Pertama istana memberikan kenaikan pangkat i promosi Suyudi Ario Seto naik jenderal bintang tiga. Isyarat kedua yaitu Informasi beredar ada dua nama perwira tinggi berpeluang mengisi jabatan Kapolri, yang baru naik pangkat menjadi bintang tiga. (***)








