KS,MATARAM, 21 Oktober 2025 – ETOS Indonesia Institute memberikan apresiasi tinggi terhadap program Izin Pertambangan Rakyat (IPR) yang diinisiasi oleh Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Irjen Pol Hadi Gunawan, S.I.K., M.H. Program ini dinilai sebagai langkah konkret dalam membangun pertambangan yang berpihak kepada masyarakat melalui wadah koperasi.
Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah, usai melakukan kunjungan ke Mapolda NTB pada Senin (21/10). Dalam kunjungan tersebut, Iskandar diterima langsung oleh Kapolda di ruang kerjanya.
“Semua yang disampaikan Pak Kapolda sangat saya apresiasi. Program IPR melalui koperasi ini adalah gagasan jangka panjang yang berpihak kepada rakyat,” ujar Iskandarsyah.
Ia menambahkan bahwa setiap kebijakan pasti memiliki pro dan kontra, namun selama kebijakan itu menyentuh kepentingan rakyat, maka patut untuk terus dijalankan.
“Kalau program ini untuk rakyat, jangan ragu. Jalan terus saja meski ada yang kontra,” tegasnya.
Dalam wawancara via telepon, Iskandar juga menyoroti beberapa kebijakan lain dari Kapolda NTB yang menurutnya patut dicontoh oleh pimpinan kepolisian di daerah lain. Di antaranya adalah upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas dan penerapan aplikasi pengaduan masyarakat terhadap tindakan sewenang-wenang oknum anggota Polri.
“Pak Kapolda punya sistem yang langsung memantau aduan masyarakat. Ini luar biasa dan layak ditiru oleh kapolda lain,” katanya.
Iskandarsyah juga menyebut bahwa Irjen Hadi Gunawan telah membangun legacy yang kuat di NTB.
“Beliau meninggalkan warisan kepemimpinan yang jelas. Siapa pun penerusnya nanti, harus bisa melanjutkan program ini secara estafet,” tambahnya.
Apresiasi serupa juga datang dari Komisi III DPR RI yang menilai program-program Kapolda NTB sebagai bentuk nyata keberpihakan terhadap kepentingan rakyat.
Lebih lanjut, ETOS Indonesia Institute akan melaksanakan survei kepuasan publik terhadap kinerja Polda NTB mulai 23 Oktober 2025 selama 10 hari ke depan.
“Kita akan lihat hasilnya nanti dari survei yang kami lakukan. Ini penting untuk mengetahui sejauh mana kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian,” jelas Iskandar.
Namun ketika ditanya mengenai kinerja Gubernur NTB yang dinilai kontras dengan Kapolda, Iskandarsyah memberikan komentar apa pak gubernur punya gagasan yang sama dengan pak kapolda, tutup Iskandar.(erlita)








