BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang 2 Juli
KS, Jakarta – Langit Indonesia diperkirakan akan dipenuhi awan hujan pada Kamis ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca yang menyebut sejumlah wilayah berpotensi hujan lebat, bahkan disertai kilat, petir, dan angin kencang.
Prakirawan BMKG Miftah Ali menjelaskan, kondisi atmosfer dipengaruhi oleh pertemuan angin (konvergensi) yang terbentuk di beberapa perairan, mulai dari Laut Natuna Utara, Laut Cina Selatan, hingga Laut Halmahera. “Kondisi ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang wilayah yang dilalui konvergensi maupun konfluensi,” ujarnya.
BACA JUGA : El Nino Bertahan, Kemarau Panjang Ancam Pasokan Air Bersih
BMKG memprakirakan hujan akan turun di sejumlah daerah, di antaranya:
- Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau
- Jambi, Sumatera Selatan, serta Kepulauan Bangka Belitung
- Wilayah Kalimantan: Barat, Tengah, Timur, dan Utara
- Wilayah timur Indonesia seperti Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, serta sejumlah daerah di Papua.
BACA JUGA : IPCW Apresiasi Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti kepada Kapolda Metro Jaya
Selain hujan, BMKG juga mengingatkan adanya potensi angin kencang di beberapa wilayah, yakni:
- Kepulauan Bangka Belitung
- Banten
- Nusa Tenggara Timur
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Utara
BMKG juga menyoroti dampak El Nino 2026 yang diprediksi mencapai puncaknya pada Juli–September. Risiko bencana hidrometeorologi seperti tenggelam, banjir bandang, dan longsor perlu diantisipasi, terutama pada bulan Agustus yang diperkirakan menjadi periode paling rawan.
Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas luar ruangan saat cuaca ekstrem, serta terus memadukan informasi resmi BMKG. Peringatan dini ini diharapkan memberi waktu yang cukup bagi warga untuk mempersiapkan diri menghadapi potensi hujan lebat dan angin kencang. (A2n)
