KS, BOGOR – Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman mengajak wartawan dari berbagai media untuk meningkatkan literasi agribisnis dan pemahaman tentang pentingnya pengembangan sumber daya manusia (SDM) peternakan dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Wartawan yang diajak diberikan pelatihan melalui UPT Kementrian Pertanian (Kementan), Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara Bogor.
Peserta yang diikut sertakan, terbagi dalam 2 batch diberikan memberikan bimbingan teknis (bimtek) ternak ayam petelur kepada peserta wartawan yang terdampak layoff serta para kontributor media nasional dan siap beternak ayam petelur rumahan

Kepala BBPKH Cinagara, Inneke Kusumawaty, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Inneke menegaskan bahwa jurnalis memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi edukatif kepada masyarakat, Kamis (20/11/2025).
“Bimtek ini bukan hanya transfer pengetahuan tentang ternak ayam petelur, tetapi juga gerakan bersama untuk membangun ketahanan pangan dari rumah. Wartawan adalah mitra penting dalam menginformasikan praktik beternak yang mudah, murah, dan berdampak langsung bagi kebutuhan protein keluarga,” ujar Inneke.
Ia menambahkan, bahwa pelatihan seperti ini sejalan dengan program penguatan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat di sektor peternakan, khususnya dalam penyediaan pangan asal hewan yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).
Selama kegiatan, para peserta juga mengikuti sesi praktik lapangan di unit kandang percontohan milik BBPKH Cinagara, sehingga memahami langsung standar pemeliharaan ayam petelur secara efektif dan higienis.
Pelatihan bimtek dilaksanakan selama dua hari, jumlah peserta 120 orang dari kalangan wartawan. Dipenghujung acara setiap peserta diberikan 10 ekor ayam petelur jenis Isa Brown usia 16 Minggu, pakan 90 kg, vitamin serta kandang baterai untuk memulai ternak rumahan ayam petelur.
Bimtek Ternak Ayam Petelur Angkatan I resmi digelar, memberikan pengalaman langsung bagi para jurnalis untuk memahami dunia peternakan dari sumbernya.
Melalui pelatihan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teknis, tetapi juga wawasan tentang pentingnya pengembangan SDM peternakan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Salah satu peserta, Putra , berterima kasih kepada menterri pertanian. “Seluruh wartawan yang hadir—semoga ilmu yang dibawa pulang bisa memperkaya pemberitaan positif tentang sektor peternakan Indonesia,” ungkapnya. (*)








