KS, JAKARTA – Aksi bom bunuh diri yang dilakukan Agus Sujatno alias Agus Muslim, yang terdeteksi masih bagian dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD), di kantor Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/12/2022) pagi tewaskan Aipda Sofyan satu anggota polisi.
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo pun mengutuk keras tindakan bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astana Anyar. Dirinya meminta masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya kepada Polri.
“Terlepas dari apapun motif pelaku melakukan tindakan bunuh diri, masyarakat diharapkan tetap tenang dan mempercayakan sepenuhnya kepada Polri untuk menuntaskan peristiwa ini. Tindakan bom bunuh diri tidak dibenarkan dari sudut pandang manapun, baik dari sudut pandang konstitusi kewarganegaraan maupun dari sudut pandang ajaran berbagai agama yang diakui oleh bangsa Indonesia,” ujar Bamsoet dalam keterangannya.
Ketua DPR RI ke-20 tersebut menjelaskan selain menewaskan pelaku, peristiwa ini juga menewaskan satu orang petugas polisi. Sedikitnya 10 orang polisi terluka, serta seorang warga sipil mengalami luka ringan akibat serpihan bom bunuh diri tersebut.
“Peristiwa ini menjadi peringatan bagi kita bahwa upaya mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya melalui tindakan teror yang merugikan banyak pihak, masih belum berhenti dilakukan oleh berbagai pihak. Jika terkait tindakan radikal dan teror, melawannya tidak cukup hanya sekadar dengan melakukan penangkapan dan penegakan dari sisi hukum. Mengingat yang kita lawan bukan orang ataupun kelompok, melainkan ideologi,” tegas wakil ketua Umum Partai Golkar tersebut. (ris)








