KS, JAKARTA – Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Soekarno Hatta meningkatkan pengawasan terhadap pergerakan penumpang pesawat internasional seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19. Berdasarkan data KKP, setiap bulan terdeteksi satu hingga tiga penumpang dari luar negeri yang positif mengidap Covid-19.
“Setiap bulan, kami menemukan beberapa kasus positif Covid-19, padahal sebenarnya tidak perlu menyebarkannya secara luas. Tujuannya agar masyarakat tidak menjadi takut,” kata Kepala KKP Soekarno Hatta Naning Nugrahini.
Naning menekankan untuk terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan, termasuk Angkasa Pura II, untuk meningkatkan kesadaran, informasi dan edukasi bagi pelaku perjalanan. Meski penyebaran Covid-19 di Indonesia masih terkendali, ia meminta masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan.
“Kami telah meminta pihak Angkasa Pura II untuk mengumumkan peningkatan kesadaran informasi dan edukasi. Tujuannya agar masyarakat tetap sadar akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.
Selain protokol kesehatan, Naning mendorong masyarakat untuk melengkapi vaksinasi hingga dosis booster. “Kami anjurkan ke dosis booster kedua, dan jika sudah mendapatkan booster kedua, untuk booster ketiga. Tentunya dengan syarat waktu sejak pemberian vaksin terakhir lebih dari enam bulan,” katanya.

Bandara Soekarno Hatta telah dilengkapi dengan alat pendeteksi suhu tubuh di titik kedatangan internasional. Jika ada penumpang dengan gejala Covid-19, petugas akan mengarahkannya ke posko kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Jika ada penumpang baru terindikasi terjangkit, kami meminta mereka untuk menjalani menjalani konservasi guna mengetahui apakah ada tanda-tanda gejala Covid-19. Jika terdapat gejala, penumpang akan diarahkan ke kantor kesehatan pelabuhan setempat,” jelas Naning.
Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan positif, penumpang disarankan melakukan isolasi mandiri. Petugas kesehatan juga akan melakukan tracing terhadap kontak erat. “Jika diperlukan, penumpang akan dirujuk ke rumah sakit,” tambahnya.
Dengan langkah ini, KKP Soekarno Hatta menegaskan komitmen menjaga keamanan kesehatan masyarakat di tengah mobilitas tinggi penumpang internasional. Pengawasan ketat di bandara diharapkan mampu menekan risiko penyebaran Covid-19 di Indonesia. (A2n)








