KS, JAKARTA, 12 November 2025 — Dalam rangka pelaksanaan program Kuliah Peduli Negeri (KPN), mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di salah satu sekolah menengah di Jakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi wawasan dan keterampilan kepada siswa-siswi mengenai pentingnya literasi media dan etika komunikasi di dunia digital.
Melalui tema “Etika Berkomunikasi di Dunia Maya”, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran digital generasi muda agar mampu menggunakan media sosial secara bijak, etis, dan bertanggung jawab. Mahasiswa bertindak sebagai fasilitator, menyampaikan materi interaktif dan diskusi yang mengajak peserta memahami bagaimana bersikap di ruang digital serta menghindari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan pelanggaran privasi.
Kegiatan ini juga memberikan pelatihan literasi media, yaitu kemampuan untuk mengakses, mengevaluasi, dan memproduksi informasi secara kritis. Siswa diajak memahami bagaimana cara mengenali berita palsu, menjaga keamanan data pribadi, serta membangun personal branding positif melalui media sosial.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa-siswi semakin sadar bahwa jejak digital sangat berpengaruh terhadap masa depan, baik dalam dunia pendidikan maupun karier,” Ega Sabrina Ketua kelompok Kuliah Peduli Negeri Universitas Mercu Buana.
Kegiatan berlangsung dengan suasana antusias. Para siswa aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman seputar penggunaan media sosial di kehidupan sehari-hari. Sebagai bentuk apresiasi, pihak sekolah memberikan kenang-kenangan kepada mahasiswa sebagai tanda terima kasih atas kontribusi mereka dalam memberikan edukasi yang bermanfaat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat menjadi generasi muda yang cerdas digital, mampu menggunakan teknologi untuk hal-hal positif, serta memiliki etika komunikasi yang baik di dunia maya.
Tentang Kuliah Peduli Negeri
Kuliah Peduli Negeri (KPN) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana mahasiswa terjun langsung ke masyarakat atau lembaga pendidikan untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. Program ini tidak hanya memperkuat kemampuan komunikasi mahasiswa, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial dan kontribusi nyata terhadap masyarakat.(erlita)








