Jakarta Investment Award 2025: Menguatkan Daya Saing Global Jakarta

KS, JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) bersinergi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menyelenggarakan Jakarta Investment Award (JIA) 2025. Mengusung tema “Menguatkan Daya
Saing Global Jakarta melalui Investasi Berkualitas” kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada para pelaku usaha yang telah berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta penguatan iklim investasi di Jakarta.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Todotua Pasaribu, mengatakan penyelenggaraan JIA 2025 merupakan momentum penting ekosistem investasi Jakarta dalam mendukung pengembangan ekonomi melalui penciptaan nilai tambah, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan daya saing daerah.

“Investasi adalah salah satu faktor yang sangat signifikan dalam menyumbang pertumbuhan ekonomi, karena di situ, ada angka sekitar 26-30 persen datangnya dari kontribusi realisasi investasi,” ungkap Wakil MenteriTodotua saat memberikan sambutan dalam acara JIA 2025, di
Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (10/11/2025).

Wakil Menteri Todotua mengungkapkan, dalam lima tahun terakhir, Jakarta secara konsisten berada dalam jajaran lima besar daerah tujuan investasi di Indonesia. Bahkan, ia menyebut capaian realisasi investasi Jakarta sepanjang Tahun 2024 lalu mengalami pertumbuhan yang
sangat positif sekitar 45 persen secara tahunan.

“Pada 2024 realisasi investasi Provinsi DKI Jakarta dalam catatan kami di angka Rp.241,9 triliun atau naik sekitar 45% year on year, ini memang merupakan salah satu provinsi dengan kontribusi pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi,” ungkap Wakil Menteri Todotua. Sepanjang Januari sampai dengan September 2025, realisasi investasi Jakarta bahkan sudah mencapai Rp.204,2 triliun, yang sekaligus mencatatkan Jakarta sebagai Provinsi dengan kontribusi Realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tertinggi secara nasional.

“DKI Jakarta saat ini, peringkat pertama tujuan investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), yakni Rp.131,2 triliun atau angkanya sekitar 16,6% dari nasional,” papar Wakil Menteri Todotua. “Diharapkan Jakarta bisa menjadi role model yang baik bagi dunia iklim investasi di negara kita. Perbaikan iklim investasi dapat mendorong peningkatan investasi yang berkualitas dan menjadi penyokong cita-cita Jakarta untuk menduduki peringkat ke-58 pada 2029, sebagai kota paling berpengaruh di dunia,” ungkap Wakil Menteri Todotua.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Menteri Todotua mengapresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui DPMPTSP atas upaya berkelanjutan dalam mempermudah layanan investasi. Ia berharap penyelenggaraan JIA 2025 dapat mendorong pelaku usaha untuk terus meningkatkan
kinerja investasi serta memperkuat sinergi dalam pembangunan ekonomi Jakarta. “Khususnya terhadap proses pelayanan perizinan, kepercayaan publik dan bagaimana kita bisa menciptakan iklim investasi yang kondusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkas Wakil Menteri Todotua.

JIA 2025: Pemprov DKI Jakarta Tegaskan Komitmen Bangun Kepercayaan Investor
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan penyelenggaraan JIA 2025 memiliki makna penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan dunia usaha. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi bagi para
pelaku usaha, tetapi juga simbol komitmen Jakarta dalam menghadirkan iklim investasi yang ramah, transparan, dan berintegritas.
“Bagi saya pribadi, award ini sebagai apresiasi kepada pelaku usaha, tetapi yang paling utama adalah bagaimana iklim investasi di Jakarta itu betul-betul sudah ramah kepada pengusaha, memberikan kemudahan kepada pengusaha,” kata Gubernur Pramono.

Gubernur Pramono menyebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga terus melakukan reformasi pelayanan untuk mempermudah proses investasi. Salah satu contoh perbaikan signifikan adalah percepatan pengurusan Koefisien Lantai Bangunan (KLB), yang sebelumnya diselesaikan dalam
waktu bertahun-tahun, kini dapat diselesaikan hanya dalam 15 hari melalui proses yang transparan dan terbuka.

“Dulu ada yang selesai 12 tahun, 8 tahun, 4 tahun, 6 tahun, sekarang saya jamin 15 hari selesai. Untuk mengubah itu tidak gampang, yang paling penting adalah tekad dari pemimpinnya, sebab banyak daerah abu-abu yang harus dirubah menjadi daerah hitam dan putih,” ungkap Gubernur
Pramono. Gubernur Pramono menjelaskan percepatan penanganan KLB ini tidak hanya memberikan kepastian bagi pelaku usaha, tetapi juga menghasilkan nilai manfaat ekonomi langsung bagi daerah. Ia menegaskan bahwa investasi akan datang ketika pemerintah dapat dipercaya dan
mampu menyelesaikan persoalan yang selama ini menghambat dunia usaha.

“Jakarta Investment Award menjadi penanda bagaimana Jakarta bisa menjadi kota yang membangkitkan kepercayaan publik, itu yang paling utama,” jelas Gubernur Pramono. Selain itu, Gubernur Pramono menyampaikan bahwa transformasi Jakarta sebagai kota global terus menunjukkan kemajuan. Saat ini, Jakarta menempati peringkat ke-18 dunia untuk indeks kebahagiaan warga perkotaan, serta berada pada peringkat ke-17 untuk infrastruktur publik, melampaui banyak kota besar di kawasan regional, termasuk Bangkok dan Kuala Lumpur.

“Saya secara khusus, meminta dukungan dari para pengusaha, mari bersama-sama kita bangun Jakarta menjadi Kota Global. Mudah-mudahan peringkat Jakarta dalam Global Cities Index bisa terus naik peringkat di tahun mendatang,” ujar Pramono. Adapun peringkat Jakarta dalam Global Cities Index 2025 yang dirilis oleh lembaga internasional Kearney mengalami kenaikan peringkat di tahun ini, menjadi posisi ke-71 dari 158 kota di dunia, sebelumnya Jakarta berada di posisi 74.

Kepercayaan dan Kepastian, Modal Berharga dalam Ekosistem Investasi Jakarta Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Shinta Widjaja Kamdani, menegaskan pentingnya kepastian berusaha sebagai landasan utama dalam memperkuat iklim investasi di Jakarta. Menurutnya, dunia usaha selama ini membutuhkan kemudahan perizinan yang efektif dan konsisten, sejalan dengan reformasi struktural yang tengah berlangsung di pemerintahan. “Kita melihat tidak hanya dari segi perizinan, tapi juga dari deregulasi, hal ini yang saya rasa juga
sudah mulai terlihat di Jakarta,” ujar Shinta.

Ia menilai langkah-langkah perbaikan yang dipaparkan Gubernur DKI Jakarta, menunjukkan komitmen nyata dalam menciptakan tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel. Shinta menilai perubahan tersebut menjadi bukti, bahwa Jakarta mulai menunjukkan kemajuan konkret
dalam menghadirkan iklim usaha yang lebih kondusif. “sekarang kita dari pengusaha menjadi lebih confidence, bahwa memang iklim usaha di
Indonesia khususnya di Jakarta ini menjadi lebih baik dan juga kita bisa merasakan sendiri,” jelas Shinta.

Shinta menegaskan, penghargaan bagi para pelaku usaha dalam JIA 2025 bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi sebuah kepercayaan (trust). APINDO berharap, momentum JIA 2025 dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor sekaligus mendorong semakin banyak pelaku usaha untuk
berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi Jakarta yang inklusif dan berkelanjutan.

“Trust adalah modal paling berharga dalam ekosistem investasi. Tak tercatat di neraca, tetapi menjadi nilai yang menggerakkan roda ekonomi, menyalakan kemitraan, dan menumbuhkan keyakinan di tengah ketidakpastian,” ujar Shinta.

Kearney: Daya Saing Jakarta Menguat di Panggung Global
Presiden Direktur Kearney Indonesia, Shirley Dhewayani Santoso, menyampaikan apresiasi atas peningkatan peringkat Jakarta dalam Global Cities Index tahun ini, dari posisi 74 menjadi 71. Shirley menilai, pencapaian tersebut menegaskan posisi Jakarta sebagai kota yang semakin
kompetitif di tingkat global.

“Jadi memang indeks ini adalah suatu indeks yang dynamic, di mana banyak juga kota lain yang terus berusaha agar mereka jauh lebih kompetitif, sehingga kenaikan posisi Jakarta ini merupakan hal sangat bisa diapresiasi,” ungkap Shirley.

Shirley menjelaskan bahwa kenaikan peringkat ini merupakan hasil dari penguatan di beberapa pilar utama penilaian, terutama aspek human capital. Shirley pun menyoroti kehadiran sejumlah institusi pendidikan global di Jakarta yang dinilai mampu meningkatkan kualitas sumber daya
manusia dan memperluas akses masyarakat Jakarta terhadap pendidikan berstandar internasional.

“Kalau beberapa kontribusi yang kita lihat terutama sekarang lebih banyak university yang juga ingin buka di Jakarta bahkan sudah buka di Jakarta, jadi seperti contohnya Georgetown University’s School of Foreign Service (SFS) itu sudah buka head office untuk Asianya itu di
Jakarta, nah ini juga membantu untuk kontribusi, juga ada Wellington College dan yang lainnya,” tutur Shirley.

Shirley menyebut aktivitas ekonomi dan bisnis Jakarta semakin menunjukkan peran strategisnya tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di kawasan ASEAN. Ia mengatakan, di tengah dinamika geopolitik global, Jakarta menjadi salah satu simpul penting aktivitas korporasi dan investasi di
Asia Tenggara. Tidak hanya itu, Jakarta juga mencatatkan peningkatan pada indikator information exchange, yang ditopang oleh berkembangnya ekosistem digital, peningkatan kebebasan berpendapat, serta akses informasi yang lebih inklusif. Dari sisi political engagement, Shirley menilai
bertambahnya aktivitas lembaga pemikir (think tank), kerja sama antarkota dunia (sister city partnerships), dan ruang pertukaran gagasan menjadi faktor yang turut memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang progresif.

“Hal yang mungkin bisa dipertahankan dan bisa ditingkatkan ke depannya adalah dari sisi cultural engagement, mungkin tidak untuk tahun ini, tapi di tahun sebelumnya, kita lihat Jakarta ada peningkatan yang cukup baik dari sisi cultural engagement,” pungkas Shirley.

Related Posts

  • February 1, 2026
Wakapolda Metro Jaya Tutup Bimtek Fungsi Lalu Lintas dan SPKT Jajaran Polda Metro Jaya

  KS, JAKARTA  — Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono memberikan pengarahan sekaligus menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada personel pengemban fungsi Lalu Lintas dan Sentra Pelayanan Kepolisian…

  • February 1, 2026
Berkedok Jual Sayur, Pelaku Peredaran Obat Keras Diamankan Polsek Sepatan

  KS, TANGERANG  – Upaya pemberantasan peredaran obat keras tanpa izin edar kembali dilakukan jajaran Polres Metro Tangerang Kota. Kali ini, Unit Reskrim Polsek Sepatan berhasil mengungkap praktik peredaran obat…

Profil Senator

Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

  • July 17, 2025
Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

  • September 29, 2024
Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

  • June 23, 2024
Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

  • June 21, 2024
DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU

  • May 12, 2023
Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU

Maling Berjimat Tepergok Curi Motor Diamuk Warga Kebon Jeruk

  • October 9, 2022
Maling Berjimat Tepergok Curi Motor Diamuk Warga Kebon Jeruk