Direktur ETOS Indonesia: Reformasi Polri Tak Perlu Intervensi dari Luar

 

KS, JAKARTA, 9 November 2025 — Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah, menegaskan bahwa upaya reformasi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) seharusnya dilakukan oleh internal Polri sendiri, bukan melalui tim yang dibentuk dari luar institusi.

“Reformasi Polri idealnya dibentuk oleh Kapolri sendiri. Bagaimanapun, Polri tidak bisa dan tidak boleh diintervensi oleh pihak mana pun. Yang paling memahami persoalan di dalam tubuh Polri adalah para anggota Polri itu sendiri, bukan orang luar,” ujar Iskandarsyah kepada awak media melalui sambungan telepon di Jakarta, Minggu (9/11/2025).

Ia menyayangkan langkah pembentukan tim reformasi Polri yang melibatkan unsur eksternal, meskipun Kapolri turut dilibatkan di dalamnya. Menurutnya, pembentukan tim seperti itu justru berpotensi tidak efektif dan menimbulkan konflik kepentingan.

“Kalau masukan atau ide dari luar disampaikan kepada internal Polri, itu bagus sebagai bahan perbaikan. Tapi kalau tim reformasi dibentuk di luar struktur Polri, saya khawatir justru tidak membawa perubahan positif. Bahkan bisa sebaliknya,” tegasnya.

Iskandarsyah juga menyoroti keikutsertaan beberapa tokoh dalam tim tersebut, termasuk mantan Menko Polhukam Mahfud MD.
“Waktu beliau menjabat Menko Polhukam, Polri juga di bawah koordinasinya. Tapi kan tidak ada perubahan signifikan yang terjadi. Jadi mengapa sekarang harus membentuk tim eksternal?” katanya.

Ia menilai, langkah Presiden membentuk tim eksternal sebaiknya tidak mengabaikan upaya reformasi internal yang sudah dilakukan Kapolri sebelumnya.
“Sudah benar Pak Kapolri membentuk tim internal lebih dulu, dan seharusnya Presiden menghargai langkah itu,” ujar Iskandar.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa intervensi eksternal justru berpotensi menjerumuskan Polri menjadi alat kekuasaan.
“Kalau dibiarkan, Polri bisa menjadi mesin kekuasaan. Ini berbahaya, karena Polri adalah garda terdepan dalam menangani persoalan masyarakat. Jangan sampai Polri dijadikan bemper politik,” tegasnya menutup wawancara.

Sebagai tambahan, Iskandarsyah juga menyoroti pentingnya reformasi di seluruh institusi negara, bukan hanya Polri.
“Reformasi itu bukan hanya untuk Polri, tapi untuk semua lembaga di negeri ini. Lihat saja BUMN, kondisinya bahkan lebih parah. Di sana potensi perampokan uang negara jauh lebih besar,” pungkasnya.(erlita)

 

  • Related Posts

    • February 3, 2026
    Polda Metro Jaya Jelaskan Duduk Perkara Video Viral Pemeriksaan di Polsek Cilandak

      KS, JAKARTA  — Polda Metro Jaya memberikan penjelasan terkait prosedur pemeriksaan dalam penanganan perkara penganiayaan yang sempat menjadi perhatian publik. Penjelasan tersebut disampaikan di Polda Metro Jaya, Selasa (3/2/2026),…

    • February 3, 2026
    Patroli Perintis Presisi Amankan Dua Pelaku Pencurian saat Operasi Pekat Jaya 2026

      KS, JAKARTA — Patroli Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Metro Jaya mengamankan dua pemuda yang diduga melakukan tindak pidana pencurian saat patroli dini hari dalam rangka Operasi Pekat Jaya…

    Profil Senator

    Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

    • July 17, 2025
    Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

    Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

    • September 29, 2024
    Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

    Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

    • June 23, 2024
    Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

    DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

    • June 21, 2024
    DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

    Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU

    • May 12, 2023
    Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU

    Maling Berjimat Tepergok Curi Motor Diamuk Warga Kebon Jeruk

    • October 9, 2022
    Maling Berjimat Tepergok Curi Motor Diamuk Warga Kebon Jeruk