KS, PALEMBANG – Dalam upaya memperkuat pengawasan keselamatan dan keamanan pelayaran, Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Palembang sukses menggelar Pelatihan Peningkatan Keterampilan Boarding Officer KPLP, yang berlangsung selama empat hari sejak 6 hingga 9 Oktober 2025 di Kantor KSOP Kelas I Palembang.
Pelatihan ini diikuti oleh 25 awak kapal patroli KPLP dari sejumlah armada di lingkungan KSOP Palembang, antara lain KN.327, KN.4010, KN.472, KN.523, KN.50045, KN.50046, serta Searider RBB. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi teknis petugas dalam pemeriksaan kapal sesuai dengan standar nasional dan internasional.
Kepala KSOP Kelas I Palembang, Laksamana Pertama TNI Idham Faca, S.T., M.M., M.Tr. Opsla, secara resmi membuka dan menutup kegiatan pelatihan, didampingi oleh Kepala Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok, Fourmansyah, S.H., M.M., M.H.
“Kami sangat mengapresiasi kerja sama ini,” ujar Laksamana Idham Faca dalam sambutannya. “Pelatihan ini krusial untuk meningkatkan kemampuan teknis para petugas kami. Dengan bekal yang diperoleh, kami berharap para petugas dapat menjalankan tugas pemeriksaan kapal dengan profesional, teliti, dan berintegritas demi menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran di wilayah kerja kami, khususnya Perairan Palembang dan Sumatera Selatan.”
Pelatihan ini dipandu oleh tim instruktur dari Pangkalan PLP Tanjung Priok yang telah mengantongi sertifikasi dari U.S. Coast Guard dan menggunakan kurikulum serta silabus International Maritime Officers Course (IMOC) berstandar International Mobile Training Team.
Tim instruktur terdiri dari Togar Hutasoit, S.H., M.M.Tr., M. Taris Hasibuan, S.E., M.M.Tr., dan Riyadi, S.A.P., di bawah koordinasi Kepala Seksi Operasi Pangkalan PLP Tanjung Priok, Aswin, S.Sos., M.M., serta para pejabat struktural dari kedua instansi.
Para peserta dibekali dengan teori dan praktik taktis terkait prosedur pemeriksaan kapal yang mengacu pada peraturan internasional, termasuk teknik identifikasi pelanggaran, pengamanan lokasi, dan dokumentasi hasil pemeriksaan.
Kepala Pangkalan PLP Tanjung Priok, Fourmansyah, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan dalam peningkatan kapasitas SDM di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” ujar Fourmansyah. “Kolaborasi ini menunjukkan sinergi yang kuat antara UPT dalam menjaga keselamatan, keamanan pelayaran, serta perlindungan lingkungan maritim. Kami berharap ilmu yang diperoleh para peserta dapat diterapkan dengan baik di lapangan demi mewujudkan penegakan hukum dan zero accident di sektor pelayaran.”
Pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung visi Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk mewujudkan sektor transportasi laut yang andal, aman, dan berkelanjutan.








