ETOS Desak Tindakan Hukum dalam Kasus Pupuk Indonesia: ‘Kalau Tak Berani, Bubarkan Saja KPK’

 

KS, JAKARTA – Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah, melontarkan kritik keras terhadap kinerja aparat penegak hukum terkait penanganan dugaan manipulasi laporan keuangan di PT Pupuk Indonesia yang berpotensi merugikan negara hingga Rp8,3 triliun.

Dalam sebuah diskusi politik di Jakarta, Selasa (7/10), Iskandar menilai bahwa Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan sikap diam dan tidak responsif terhadap laporan publik dan temuan awal yang telah dibuka oleh pihaknya sejak hampir setengah tahun lalu.

“Kasus ini sudah kami buka hampir setengah tahun lalu, tapi aparat penegak hukum baik Kejaksaan Agung maupun KPK diam tak bergerak, apalagi bersuara. Saya tidak tahu, apakah di belakang ada lobi-lobi transaksional, hanya mereka dan Tuhan yang tahu,” ujar Iskandar.

Ia menyebut bahwa hingga kini belum ada langkah hukum konkret yang diambil oleh lembaga penegak hukum tersebut, meskipun indikasi kerugian negara sangat besar.

“Kasus manipulasi laporan keuangan PT Pupuk Indonesia yang berpotensi merugikan negara Rp8,3 triliun, ternyata hanya menjadi tulisan belaka tanpa tindakan nyata dari mereka yang katanya penegak hukum,” katanya dengan nada tinggi.

Tak hanya mengkritik, Iskandarsyah juga memberikan pernyataan tegas yang mengguncang ruang diskusi.

“Saran saya, bubarkan saja KPK dan Kejagung kalau memang mereka tidak punya nyali menegakkan kebenaran di negeri ini. Kita butuh implementasi nyata, bukan janji-janji palsu di hadapan publik,” tegasnya.

Iskandar juga menyinggung media arus utama yang dinilai tidak cukup berani mengangkat isu-isu strategis seperti dugaan korupsi besar di BUMN, termasuk Pupuk Indonesia.

“Media-media mainstream ke mana kalian? Yang seperti ini kalian diamkan, malah yang joget-joget yang kalian sajikan ke publik. Tak malu sama rakyat? Dibiayai pakai uang rakyat, tapi giliran hak rakyat dirampok, kalian semua bungkam,” cetusnya.

Ia mengingatkan bahwa persoalan laten korupsi adalah salah satu tantangan terbesar bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Hal terberat yang dihadapi pemerintahan Pak Prabowo adalah bahaya laten koruptor yang sudah sangat masif ke segala lini. Semua BUMN korup, semua BUMN merugi, tapi semua diam. Apakah ini tanda-tanda runtuhnya bangsa ini?” tutup Iskandar.

Pernyataan ini sontak menarik perhatian berbagai kalangan, termasuk aktivis anti-korupsi, pengamat hukum, dan masyarakat sipil yang menuntut transparansi dan keadilan dalam penanganan kasus-kasus besar yang menyangkut keuangan negara.(erlita)

  • Related Posts

    • February 2, 2026
    Polres Priok Gelar Apel, Operasi Keselamatan Jaya 2026, Wujudkan Kamseltibcarlantas

      KS, Tanjung Priok – Polres Pelabuhan Tanjung Priok, melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Keselamatan Jaya 2026 selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026, sebagai…

    • February 1, 2026
    Presiden Prabowo Akan Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026

    KS, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan membuka secara resmi Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Forum ini…

    Profil Senator

    Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

    • July 17, 2025
    Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

    Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

    • September 29, 2024
    Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

    Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

    • June 23, 2024
    Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

    DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

    • June 21, 2024
    DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

    Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU

    • May 12, 2023
    Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU

    Maling Berjimat Tepergok Curi Motor Diamuk Warga Kebon Jeruk

    • October 9, 2022
    Maling Berjimat Tepergok Curi Motor Diamuk Warga Kebon Jeruk