Skip to content
-
Logo_KS Kabar Senator

Media Aspirasi dan Inspirasi

Logo_KS Kabar Senator

Media Aspirasi dan Inspirasi

  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Privacy & Policy
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Privacy & Policy
Close

Search

Cegah Penyimpangan, Prabowo Minta Gubernur hingga Kades Ikut Awasi Dapur MBG

By Bang Ojoy
July 10, 2026

KS, LOMBOK – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta seluruh aparatur pemerintah, mulai dari gubernur, bupati, wali kota, camat hingga kepala desa (kades) untuk ikut mengawasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu dilakukan guna mencegah praktik penyimpangan yang dapat mengurangi kualitas makanan bagi para penerima manfaat, terutama anak-anak.

Prabowo menegaskan MBG merupakan program strategis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas. Jangan sampai program untuk meningkatkan gizi anak bangsa ini dirusak oleh oknum yang ingin mengambil keuntungan pribadi.

“Saya ingin Indonesia hebat. Saya ingin Indonesia rakyatnya makmur. Saya ingin rakyat yang paling miskin senyum karena dia ada harapan. Saya tidak ingin lihat rakyat miskin. Saya tidak ingin lihat anak-anak lapar. MBG kita teruskan, tapi kita mengerti dan kita sadar banyak juga yang menyusup ke tubuh MBG untuk jadi maling di situ,” kata Prabowo saat meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (10/7).

Karena itu, Prabowo meminta seluruh jajaran di pemerintah daerah aktif mengawasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur-dapur MBG di wilayah masing-masing. Menurutnya, setiap dugaan penyimpangan harus segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti.

“Gubernur, bupati, camat, kepala desa boleh memeriksa semua dapur MBG. Saudara periksa, laporkan ke Kepala BGN (Badan Gizi Nasional). Kalau perlu lapor langsung ke saya. Gampang, ngomong di TikTok, langsung aku kirim tim untuk selesaikan,” tegasnya.

*TNI dan Polri Diminta Ikut Mengawasi*

Prabowo juga meminta aparat TNI dan Polri ikut melakukan pengawasan dengan pendekatan yang baik. Jangan menjadikan pemeriksaan sebagai ajang mencari keuntungan pribadi.

“Dandim, Kapolres, Kapolsek silakan periksa. Periksa yang artinya baik. Jangan manggil-manggil, mau ngerjain. Jangan. Saya sudah lama jadi orang Indonesia. Manggil-manggil minta setoran,” ujarnya.

Presiden Prabowo optimistis masyarakat juga akan menjadi bagian penting dalam pengawasan SPPG. Saat ini publik semakin mudah menyampaikan laporan apabila menemukan pelanggaran.

“Rakyat awasi. Rakyat sekarang tidak bodoh, rakyat punya gadget,” katanya.

Prabowo juga meminta pengelola SPPG untuk tidak mencurangi menu yang disediakan bagi para penerima manfaat. Dia mencontohkan potongan ayam harus sewajarnya, jangan dipotong terlalu kecil.

“Negara kaya Amerika satu ayam dipotong empat. Satu orang makan seperempat ayam. Kalau kita (Indonesia) satu ayam dipotong delapan atau sepuluh paling kecil. Jangan pula dipotong 18 atau 20,” jelasnya.

Presiden Prabowo berpesan kepada Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, bahwa penyajian menu boleh sederhana, tapi terukur. Agar kualitas gizi tetap terjaga.

“Ibu Nanik, jangan bikin telur dadar. (Buat) telur rebus atau ceplok. Kalau dadar biasanya itu dicampur macam-macam. Bisa empat orang makan satu (telur) ayam,” kata Prabowo.

Menurutnya, pengawasan ketat diperlukan karena program MBG merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Asupan gizi yang baik sejak dini akan menentukan perkembangan otak, tulang, dan otot anak sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang produktif.

“Dia berkembang sehat. Dia bisa jadi petani yang sehat, dia bisa jadi pekerja yang baik, dia bisa jadi ilmuwan, dia bisa jadi dokter. Kalau dari kecil makannya tidak bagus, dia nanti tidak maksimal,” kata Prabowo.

Prabowo mengakui masih ada sejumlah daerah yang belum menerima manfaat program MBG. Namun, Presiden meminta masyarakat bersabar karena pemerintah akan terus memperluas jangkauan program secara bertahap.

“Negara kita besar sekali, pasti ada desa-desa yang belum terima. Saya paham itu,” ujar Prabowo.

Tags:

#Cegah PenyimpanganPrabowo Minta Gubernur hingga Kades Ikut Awasi Dapur MBG
Author

Bang Ojoy

Follow Me
Other Articles
Previous

Pesan Presiden Prabowo untuk Aparat Negara: Mari Benahi Diri, Rakyat Tidak Ingin Ada Korupsi

Next

Prabowo Tak Rela BUMN Industri Pertahanan Dijual ke Asing: Kita Bangkitkan!

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Profil Senator

Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

September 29, 2024

Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

June 23, 2024

DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

June 21, 2024

Ekonomi

Ancol Hadirkan Program Gratis Masuk untuk Masyarakat pada 10 Juli 2026, Sambuh HUT PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk

July 7, 2026

Peternak Harus Tetap Untung, Konsumen Tidak Terbebani

July 7, 2026

Kemendag Ingin Pasokan Stabil Meski Ekspor Menggiurkan

July 7, 2026

Agenda

Gelar Wakaf & Zakat Run 2024: BWI, Kemenag dan BAZNAS Ajak Masyarakat Berolahraga Sambil Beramal

November 24, 2024

Unand Gelar Webinar, Hadirkan Inspirasi dari Alumni Para Duta Besar

October 7, 2024

Dedi Senang Bisa Berolaharaga Bersama Cawagub Jabar Ilham Akbar Habibie

October 6, 2024
Logo_KS

Copyright @ 2026 — kabarsenator.com
PT. Dwikarsa Media Nusantara