Skip to content
-
Logo_KS Kabar Senator

Media Aspirasi dan Inspirasi

Logo_KS Kabar Senator

Media Aspirasi dan Inspirasi

  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Privacy & Policy
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Privacy & Policy
Close

Search

Legislator Gerindra Anggi Arando Siregar Suarakan Keluhan Warga Tanah Merah, Lapangan Bola Berubah Jadi Danau

By Bang Ojoy
July 9, 2026

KS, JAKARTA – Legislator Gerindra Minta Pramono Buktikan “Tanah Harapan” Lewat Perbaikan Lapangan Kobra untuk kesehatan dan olahraga

Jakarta – Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Gerindra, Anggi Arando Siregar, meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta segera mencari solusi atas kondisi lapangan sepak bola di kawasan Tanah Merah, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, yang kini berubah menjadi genangan menyerupai danau kecil.

Menurutnya, kondisi tersebut telah menghilangkan ruang aktivitas warga sekaligus berpotensi menimbulkan persoalan kesehatan dan sosial di lingkungan sekitar.

Hal itu disampaikan Anggi saat rapat bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Selasa 7 Juli 2026. Arando menjelaskan bahwa lapangan tersebut dulunya menjadi pusat kegiatan olahraga masyarakat, terutama anak-anak dan pemuda di kawasan Tanah Merah.

“Jadi tadi saya menanyakan ke Pak Kadis Pemuda dan Olahraga mengenai Tanah Merah di Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara. Dulu lapangan ini sering digunakan warga dan anak-anak untuk berolahraga,” ujar Anggi Arando menyampaikan aspirasi warga di daerah pemilihannya.

Kader dari Partai Gerindra ini menjelaskan, status lahan yang dimiliki Pertamina memang membuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak dapat melakukan pembangunan secara langsung. Namun, menurutnya, pada 2021 pemerintah daerah berhasil membangun akses jalan setelah melakukan komunikasi dengan pihak pemilik lahan.

“Yang kita ketahui Tanah Merah tidak bisa dibangun oleh Pemprov karena status tanahnya milik Pertamina. Tetapi pada tahun 2021 pembangunan jalan bisa terlaksana, kemungkinan karena adanya komunikasi dengan Pertamina,” cerita Anggi Arando.

Dia mengungkapkan, tahun 2017 lapangan kobra sudah banjir , pemda saat itu merencanakan pembangunan fasilitas umum yang ada di RW 09. Direncanakan akses jalan dan lapangan. Alhamdulillah jalan tersebut ditinggikan tapi lapangan belum diperbaiki. aliran air hujan justru mengarah ke titik terendah yaitu lapangan kobra sehingga lama-kelamaan berubah menjadi kolam besar. Kondisi itu, kata dia, dikeluhkan masyarakat karena lapangan yang sebelumnya menjadi sarana olahraga kini tidak lagi dapat dimanfaatkan.

“Sekarang yang terjadi pada tahun 2026, berdasarkan aduan dari masyarakat, lapangan tersebut sudah menjadi kolam atau danau karena aliran air yang tidak ditangani pemerintah. Sejak jalan ditinggikan pada 2020, setiap hujan air mengalir ke lapangan itu,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, Anggi Arando juga menyinggung perubahan nama kawasan Tanah Merah menjadi “Tanah Harapan” yang dilakukan pak Pramono Anum Gubernur Jakarta. Menurutnya, perubahan nama tersebut harus diikuti dengan langkah nyata yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya sampaikan, jangan sampai pergantian nama menjadi Tanah Harapan hanya memberi harapan palsu kepada warga. Saya berharap pemerintah daerah tidak hanya mengganti nama, tetapi juga mewujudkan harapan masyarakat melalui solusi yang nyata,” tegasnya.

Politisi Muda Partai Gerindra itu menilai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap memiliki tanggung jawab moral untuk membantu masyarakat meskipun lahan tersebut bukan aset pemerintah daerah. Ia mendorong Pemprov membangun komunikasi dengan Pertamina agar lapangan dapat dipulihkan dan kembali menjadi fasilitas olahraga bagi warga.

“Walaupun status tanahnya milik Pertamina, Pemprov harus memberikan perhatian kepada warganya. Bangun komunikasi dengan pihak Pertamina Agar asset bisa terawat, tidak merusak lingkungan dan lapangan kembali menjadi fasilitas olahraga bagi masyarakat,” katanya.

Menurutnya, keberadaan lapangan olahraga memiliki manfaat besar bagi lingkungan. Selain menjadi ruang aktivitas positif bagi anak-anak dan pemuda sehingga dapat mengurangi potensi tawuran, lapangan yang berfungsi dengan baik juga dapat mencegah munculnya genangan air yang menjadi tempat berkembangnya sampah dan nyamuk penyebab penyakit.

“Manfaatnya agar ada kegiatan positif bagi warga dan anak-anak, sehingga mereka memiliki ruang berolahraga dan berkumpul. Selain itu, jika genangan air dihilangkan, lingkungan akan lebih bersih, tidak ada sampah menumpuk, tidak menjadi sarang nyamuk, dan masyarakat terhindar dari berbagai penyakit,” pungkasnya.

Tags:

#Legislator Gerindra Anggi Arando Siregar Suarakan Keluhan Warga Tanah MerahLapangan Bola Berubah Jadi Danau
Author

Bang Ojoy

Follow Me
Other Articles
Previous

Kick Off HUT ke-25 Partai Demokrat, AHY: Demokrat Lahir dari Rakyat, Bersama Rakyat, dan Akan Terus Hadir Membawa Solusi

Next

RI-India Sepakat Restorasi Candi Prambanan, Prabowo: Kisah Ramayana Jadi Saksi Kedekatan Kedua Negara

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Profil Senator

Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

September 29, 2024

Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

June 23, 2024

DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

June 21, 2024

Ekonomi

Ancol Hadirkan Program Gratis Masuk untuk Masyarakat pada 10 Juli 2026, Sambuh HUT PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk

July 7, 2026

Peternak Harus Tetap Untung, Konsumen Tidak Terbebani

July 7, 2026

Kemendag Ingin Pasokan Stabil Meski Ekspor Menggiurkan

July 7, 2026

Agenda

Gelar Wakaf & Zakat Run 2024: BWI, Kemenag dan BAZNAS Ajak Masyarakat Berolahraga Sambil Beramal

November 24, 2024

Unand Gelar Webinar, Hadirkan Inspirasi dari Alumni Para Duta Besar

October 7, 2024

Dedi Senang Bisa Berolaharaga Bersama Cawagub Jabar Ilham Akbar Habibie

October 6, 2024
Logo_KS

Copyright @ 2026 — kabarsenator.com
PT. Dwikarsa Media Nusantara