Polda Metro Jaya Gelar Operasi Ketupat Jaya 2025 untuk Amankan Mudik dan Lebaran

 

KS, JAKARTA – Dalam rangka memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri 1446 H, Polda Metro Jaya melaksanaka Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Jaya 2025, di Monas Jakarta pusat,Jum’at ( 21/03/2025).

Apel ini dipimpin oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Karyoto, Pangdam Jaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay, dan Yang mewakili Gubernur DKI Jakarta, Kasatpol PP Drs. H. Satriadi Gunawan. Operasi ini berlangsung selama 17 hari, mulai 23 Maret hingga 8 April 2025, dengan fokus pada pengamanan arus mudik, pencegahan tindak kejahatan, serta menjaga ketertiban selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

Sebanyak 4.000 personel gabungan diterjunkan dalam operasi ini, terdiri dari 3.514 personel Polri, 100 personel TNI, serta 386 personel dari Satpol PP dan instansi terkait. Anggota yg terploting akan ditempatkan di 100 Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu yang tersebar di berbagai titik strategis, seperti pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, jalur tol, tempat wisata, dan lokasi salat Idul Fitri.

Irjen Karyoto menyampaikan, akan menjaminan Keamanan dan Kenyamanan para warga masyarakat yang akan mudik., ia juga menegaskan bahwa Operasi Ketupat Jaya 2025 bertujuan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama mudik dan perayaan Idul Fitri.

“Kami berkomitmen memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah Ramadhan dan merayakan Idul Fitri. Selain pengamanan arus mudik, kami juga mengantisipasi potensi gangguan keamanan seperti kejahatan jalanan, terorisme, hingga peredaran narkoba dan miras ilegal. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan bekerja sama dengan aparat keamanan,” ujar Irjen Karyoto.

Karyoto menegaskan bahwa, Operasi Ketupat Jaya 2025 menitikberatkan pada beberapa aspek utama, antara lain:
Menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama menjalankan ibadah dan merayakan Idul Fitri.
Mengatur kelancaran arus mudik dan balik untuk menekan angka kecelakaan serta kemacetan.
Mencegah tindak kriminal seperti kejahatan jalanan, aksi terorisme, sweeping tempat hiburan, serta peredaran narkoba dan miras ilegal.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik tahun ini diperkirakan mencapai 146,47 juta orang, atau sekitar 52% dari total populasi Indonesia. Untuk mengurai kemacetan, Dit Lantas Polda Metro Jaya akan menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas, seperti contra flow, ganjil-genap, dan sistem one way pada titik-titik rawan kepadatan.

Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada tanggal 28–30 Maret 2025, sementara puncak arus balik diperkirakan jatuh pada tanggal 5–7 April 2025. Selain itu, pemerintah juga menerapkan sejumlah kebijakan untuk mendukung kelancaran mudik, seperti diskon tarif tol, kebijakan work from anywhere, dan perpanjangan libur sekolah.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menambahkan bahwa pentingnya kerja sama antara masyarakat dan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan selama periode mudik dan Lebaran.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam perjalanan mudik. Jika mengalami kendala atau melihat hal yang mencurigakan, segera laporkan ke pos pengamanan terdekat atau melalui layanan 110. Kami juga telah menyediakan posko terpadu yang siap melayani masyarakat selama 24 jam,” ujar Kombes Pol Ade Ary.

Ade Ary juga menambahkan, mengimbau masyarakat untuk bagi para pemudik agar benar – merencanakan perjalanan mudik dengan baik dan mematuhi aturan lalu lintas.

Menggunakan transportasi umum atau berbagi kendaraan guna mengurangi kepadatan jalan.

Mengamankan rumah yang ditinggalkan mudik, serta melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan hal mencurigakan.
Menghindari penggunaan petasan, miras, dan kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Dalam upaya menjaga kelancaran dan keamanan mudik, Polda Metro Jaya juga menyediakan layanan pengaduan dan informasi melalui Posko Operasi Ketupat Jaya. Masyarakat dapat menghubungi telepon 5234666 atau email ketupatmetrojaya@gmail.com untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

“Operasi ini mengedepankan pendekatan humanis dan sinergi antara Polri, TNI, serta instansi terkait, demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif selama Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H,” pungkasnya.

Related Posts

  • February 1, 2026
Polri Terima Penghargaan Khusus di Puncak HUT ke-25 BPOM RI, Apresiasi Sinergi Pengawasan Obat dan Makanan

  KS, JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menerima penghargaan khusus dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) dalam rangka Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun ke-25…

  • February 1, 2026
Operasi Pekat Jaya 2026, Patroli Malam Brimob Temukan Sajam dan Gagalkan Tawuran di Jaktim

  KS, JAKARTA  — Patroli malam Satuan Brimob Polda Metro Jaya kembali menggagalkan aksi tawuran remaja di wilayah Jakarta Timur dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026. Dalam patroli tersebut, petugas…

Leave a Reply

Profil Senator

Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

  • July 17, 2025
Sepenggal Kisah Ikhsan dan Mutiara, Memupuk Harapan di Sekolah Rakyat

Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

  • September 29, 2024
Maju Gantikan Ketua DPD, Sultan Klaim Didukung 105 Anggota

Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

  • June 23, 2024
Ditengah Acara Deklarasi, Dua Anggota Terpilih 2024-2029 yang Hadir Serahkan Dukungan

DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

  • June 21, 2024
DPD Apresiasi Menko Hadi Tegas Memberantas Judi Online

Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU

  • May 12, 2023
Darman Siahaan Sosok Caleg DPD Segudang Organisasi Mendaftar ke KPU

Maling Berjimat Tepergok Curi Motor Diamuk Warga Kebon Jeruk

  • October 9, 2022
Maling Berjimat Tepergok Curi Motor Diamuk Warga Kebon Jeruk