KS, JAKARTA – Warga kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara resah dengan keberadaan sebuah lahan sebagai Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang diduga liar di Jalan Kapuk Utara 1, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara.
Tempat sampah yang berada di sekitar pemukiman warga, menyebarkan bau menyengat. Menurut warga, TPS tersebut awalnya bekas rawa.
Salah satu warga NSR (43) warga RT01/RW03 mengeluhkan bau dari TPS tidak sedap. Keberadaan TPS sudah dilaporkan ke aparat terkait namun belum ada tindak lanjut.
“Sebenarnya warga di sekitar sini sudah mengeluhkan keberadaan TPS liar ini. Dari pihak kelurahan dan RT juga sudah melihat ke lokasi tapi belum ada tindak lanjut,” kata NSR, saat ditemui.
Sementara itu, DG (45) warga RT 01 lainnya juga melihat keberadaan TPS tersebut sangat menganggu. “Kayaknya sudah lama, tahunan gitu, warga sekitar juga banyak yang tahu, tapi sudah beberapa kali lapor tidak ada tanggapan. Dinas terkait datang foto-foto terus balik lagi,” kata DG.
Ia menduga TPS tersebut dikelola perorangan, pasalnya sejumlah kendaraan truk mengambil muatan sampah dari restoran malam terus dibawa ke TPS, disortir disitu dan sisanya tidak terbuang hingga menumpuk. DG berharap pemerintah menutup TPS liar tersebut karena dikhawatirkan menganggu kesehatan anak-anak.
Dikatakan DG, ketinggian tumpukan sampah itu kurang lebih mencapai tiga meter, ditutupidengan pagar seng.
“Sampah-sampah yang berada di lokasi itu terlihat beragam. Mulai dari plastik hingga sampah bekas makanan yang mengeluarkan air,” keluhnya.
Menanggapi TPS liar itu Camat Penjaringan Darmawan mengaku baru mengetahui informasi tersebut. Ia mengaku akan mempelajari terlebih dahulu keberadaan lahan tersebut. “Kita koordinasikan dengan dinas untuk mengecek status pengelolaan sampahnya, apakah B to B, apa Satpel yang melayani,” kata Darmawan. (joy)








