KS, JAKARTA – Pada 27 Desember 2024, Ketua Mahkamah Agung (MA) Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., bersama dengan jajaran pimpinan MA, menyampaikan Refleksi Kinerja MA Tahun 2024 di Balairung MA. Kegiatan ini, yang rutin dilakukan setiap akhir tahun, bertujuan untuk menunjukkan transparansi dan akuntabilitas MA kepada masyarakat.
Refleksi tahun 2024 ini menjadi yang pertama bagi Sunarto setelah dilantik sebagai Ketua MA pada 22 Oktober 2024, yang menandai hari ke-67 masa kerjanya. Ratusan perwakilan media dari berbagai platform turut hadir untuk menyampaikan capaian MA sepanjang tahun 2024, terutama dalam peningkatan pelayanan publik.
Berikut adalah beberapa pencapaian utama yang disampaikan:
1. Penghargaan:
MA berhasil meraih penghargaan beruntun, termasuk Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk laporan keuangan 2023, penghargaan dari KemenPAN-RB untuk pelayanan publik, dan penghargaan atas penerapan sistem merit dalam rekrutmen pejabat tinggi.
2. Peluncuran Aplikasi:
Berbagai aplikasi digital diluncurkan untuk meningkatkan pelayanan publik, seperti SIAP MA Terintegrasi, e-Court untuk Kasasi dan Peninjauan Kembali, serta aplikasi Deteksi Dini untuk menghindari disparitas dalam penjatuhan putusan.
3. Regulasi Baru:
MA mengeluarkan beberapa peraturan penting, seperti PERMA tentang keadilan restoratif dalam perkara pidana dan peraturan terkait pengadaan tanah untuk pembangunan kepentingan umum.
4. Penanganan Perkara:
Pada 2024, MA berhasil menyelesaikan 30.763 perkara dari 31.112 perkara yang diterima, dengan rasio produktivitas memutus perkara mencapai 98,88%. Kinerja minutasi juga meningkat 6,66% dibandingkan tahun sebelumnya.
5. Pengelolaan Anggaran, SDM, dan Organisasi:
MA menyerap 95,63% dari anggaran tahun 2024 dan melaksanakan rekrutmen pegawai baru. Terdapat 930 satuan kerja yang terdiri dari berbagai jenis peradilan di seluruh Indonesia.
6. Pengawasan Hakim dan Aparatur Peradilan:
MA menunjuk 27 satuan kerja untuk menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Selain itu, 206 sanksi disiplin dijatuhkan kepada hakim dan aparatur peradilan.
Ketua MA juga mengajak jurnalis untuk mendukung pemberitaan yang akurat dan positif guna memperbaiki citra peradilan, mengingat media memiliki peran penting dalam mempersembahkan berita baik yang bisa menginspirasi masyarakat.
Semua pencapaian ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran di MA, yang turut didukung oleh media yang setia memberikan informasi yang berimbang dan konstruktif.(erlita)








