KS, JAKARTA – Mantan Ketua DPP Gema Budhis, Ronny Hermawan turut memberikan dukungan kepada tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Gus Farkhan Evendi untuk meneruskan posisi yang sebelumnya diemban oleh Gus Miftah Maulana Habiburrahman sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.
Sebelumnya, Gus Miftah telah menyatakan mundur dari jabatan tersebut setelah video dirinya menghina penjual es teh di sebuah pengajian di Magelang viral dan mendapat kecaman dari masyarakat luas.
Menurut Hermawan, sosok Gus Farkhan berkompeten sebagai utusan Presidan Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. “Saya mendukung penuh, semoga beliau bisa memberikan pengabdian yg terbaik bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mendoakan agar Gus Farkhan dapat diberikan kesempatan untuk mengabdi bersama Presiden Prabowo. “Semoga diberi kesempatan, karena beliau adalah sosok yang moderat dan dapat diterima oleh berbagai kalangan dan lintas agama,” tukas Hermawan yang juga merupakan Penasehat DPP Gema Budhis.
Sebelumnya, ulama kondang asal Yogyakarta dan tokoh NU yang dikenal dekat dengan Gus Dur, KH. Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq juga memberikan dukungan terhadap Gus Farkhan untuk meneruskan posisi Gus Miftah dari jabatan Utusan Khusus Presiden.
Menurut Gus Muwafiq sosok Gus Farkhan sangat cocok dan layak mengisi posisi Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. “Cukup layak dan pantas,” ujar Gus Muwafiq.
Tidak hanya itu, Gus Muwafiq juga menegaskan bahwa sosok Gus Farkhan selain layak dan pantas, Gus Farkhan juga dinilai memiliki rekam jejak pengalaman yang mumpuni. “Pengalaman juga cukup,” tukasnya.
Tokoh lain yang memberikan dukungan senada dan memberikan kesaksian terkait sosok Gus Farkhan adalah Mursyid Thoriqoh Naqsabandi Kholidiyah Mujaddidiyah, KH. Nasiruddin Arif asal Surabaya.
“Gus Farkhan telah aktif dalam membangun ruang dialog yang harmonis untuk berbagai komunitas, menjembatani perbedaan dengan cara yang efektif. Pengalaman ini jauh lebih berharga daripada ketenaran semata, karena ia telah terbukti mampu menciptakan kedamaian di tengah keragaman,” jelas KH. Ahmad Nasiruddin Arif. Ia percaya bahwa kemampuan Gus Farkhan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat akan sangat membantu dalam mewujudkan kerukunan umat di Indonesia.
Dukungan lain datang dari ulama Jawa Tengah, KH. Muhammad atau Gus Muh putra ulama besar Jawa Tengah KH. Muslim Rifai Imam Puro atau lebih dikenal dengan Mbah Liem, sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Al Muttaqien Pancasila Sakti, Klaten, Jawa Tengah. Menurut Gus Muh, Gus Farkhan layak meneruskan posisi yang ditinggalkan Gus Miftah.
“Gus Farkhan layak mengemban amanah tersebut, membantu presiden untuk menjaga kerukunan beragama di Indonesia. Karena saya kenal dekat Gus Farkhan, beliau santun, rendah hati, dan sangat konsen dengan perdamaian, kerukunan umat serta persatuan bangsa. Saya berdoa untuk Gus Farkhan, semoga Pak Prabowo memberi amanat kepada beliau, beliau tokoh yang tepat dan sangat merakyat,” tutup Gus Muh.(erlita)








