KS, JAKARTA – Aksi bang jago, seorang pria mengenakan Pin berlogo salah satu paslon Cagub DKI mengamuk di dalam Ruko tempat usaha yang sedang di renovasi di Jalan Danau Sunter Utara Blok R No.41 Tanjung Priok Jakarta Utara. Pelaku pemalakan viral di media sosial tiktok.
Menurut Robby Sandi (38) selaku Kepala proyek pengerjaan di ruko tersebut mengatakan kalau pria ber pin logo Monas itu mengamuk karena tidak terima di videokan.
”Tiba-tiba sekitar jam 12an siang, orang datang dua orang naik motor gak tau darimana, pas saya lagi didalam juga. Satu orang masuk nanyain mandor mau minta uang jago. Saya bilang gak ada mandor disini, langsung owner. Dia langsung marah-marah tuh sama seperti di video yang viral di medsos,” terang Robby saat dimintai keterangan, Kamis (21/11/2024).
Dikatakan Robby, kedatangan pria yang ngamuk-ngamuk itu tujuannya untuk meminta uang jago.
”Dia minta uang jago. Udah sering banget ke wilayah sini setiap ada pekerjaan proyek. Pasti datang tuh orang,” keluhnya.
Pria tersebut kata Robby, kalau datang biasanya minta uang jago sekitar Rp50 ribu rupiah, dan akan mengamuk jika tidak dikasih.
”Mintanya sekitar 50 ribuan, kemaren gak saya kasih makanya dia ngamuk. Sempat di tabok tangan saya karena memvideokan pelaku,” beber Robby.
”Gak dapat duit dari kita, dia ngoceh-ngoceh terus di dalam. Pas saya stop recording baru dia keluar sambil ngedumel,” tambah Robby.
Menurut pengakuannya kata Robby, si pria yang mengamuk itu merupakan anak dari wilayah setempat.
”Ngomongnya sih akamsi, orang sini ya. Masalah apa dia preman, tukang parkir atau apa saya gak tau deh, cuma memang sering datang kalau ada proyek disini, pasti minta uang mulu,” jelas Robby.
”Ditempat ini sudah dua kali dia datang. Ini yang kedua. Yang pertama itu dia datang di hari sebelumnya, dia datang kesini dikasih duit sama anak-anak sebesar 30 sampai 50 ribu,” lanjut Robby.
Pihak kepolisian pun kata Robby, sudah datang ke lokasi untuk menindaklanjuti kejadian yang juga viral di media sosial.
”Kemaren sih polisi sudah datang kesini, sudah mintain identitas saya juga. Katanya akan ditindak lanjuti,” ungkap Robby.
Sementara itu Kanit Reskirm Polsek Tanjung Priok Iptu Tomy Brian, SH saat dikonfirmasi mengatakan aksi yang viral di dalam rumah jadi sulit. “Di dalam rumah itu mas aksi pemalakan, ” ujar Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok. Bahkan dengan tegas Brian mengatakan, “Repot yg begini kalau suruh nyari daerah mana mas, ” keluhnya. (joy)








