KS, JAKARTA -Hal ini disampaikan Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute yang juga pengamat politik Iskandarsyah disela-sela acara diskusi publik Jumat 11/10/2024.
Iskandar mengatakan bahwa kekuatan Jeje – Ronald yang awalnya dianggap biasa-biasa saja tapi sebaliknya akan menimbulkan efek yang besar ke depan, masyarakat Jawa Barat sampai hari ini masih terngiang-ngiang dengan nama Dedi Mulyadi ( Karena adanya kasus Vina Cirebon )yang semakin hari kasusnya mulai meredup dan hampir hilang dari hadapan publik.
Harusnya beliau tak berlebihan urusi kasus itu ketimbang posisi dia sebagai anggota DPR RI, majunya Ridwan Kamil (RK) di Jakarta juga bisa diasumsikan untuk memuluskan jalannya kang Dedi di Pilgub Jabar, tapi ini tetap tak punya pengaruh besar dengan hengkangnya RK ke Jakarta,Jawa Barat adalah penduduk terpadat di pulau jawa mempunyai DPT besar, dan hari ini pemilih pemula pun lebih banyak, jangan dikorelasikan dengan kemenangan pak Prabowo kemarin di Pilpres, pertarungan ini berbeda.
Pemilih Jawa Barat sudah mulai memasuki fase pemilih cerdas, pemilih tradisional sudah mulai turun presentasenya, yang kedua Syaikhu sebagai Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dianggap publik sebagai Presiden PKS tergagal dalam sejarah adanya PKS diakhir tahun 90an, sikapnya dari Pilpres yang terlihat konsisten ternyata ujung-ujungnya tak kuat juga menjadi oposisi, alias mencla-mencle dalam bersikap, perolehan suara legislatif PKS, PKB dan Nasdem kemarin adalah efek kuat di Pilpres, tak bisa dipungkiri itu, mesin partai yang bernama PKS itu bekerja maksimal, tapi ke belakang justru sikap PKS sendiri yang dianggap sebagai partai opurtunis, bahkan memberikan nuansa transaksional walaupun background nya partai dakwah kata Iskandar.
Banyaknya kader PKS yang hengkang dari partainya juga karena ulahnya,
Hal ini yang bisa membuat kekuatan Jeje – Ronald tak diduga akan naik signifikan elektabilitasnya.
Dari hasil poling yang kami lakukan Jeje – Ronald ada diposisi puncak walau presentasenya selisih tipis diantara kandidat lain, artinya ada efek dari yang saya sampaikan tadi, kemungkinan-kemungkinan ini bisa terjadi, politik itu dinamis, yang tak dianggap bisa muncul menjadi besar dan yang beaar bisa tiba-tiba redup, asal pandai memanfaakan moment maka Jeje – Ronald bisa memenangkan Pilgub Jawa Barat ini kata Iskandar mengakhiri wawancaranya.(erlita)








